Pemkot Singkawang tanam 8.000 pohon untuk mitigasi perubahan iklim

2 hours ago 1
Khusus untuk akses jalan menuju Bandara Singkawang, penanaman pohon dilakukan sepanjang sekitar dua kilometer

Singkawang (ANTARA) - Pemerintah Kota Singkawang melakukan upaya mitigasi perubahan iklim melalui kegiatan penanaman 8.000 pohon secara serentak di berbagai wilayah kota, termasuk sepanjang jalan akses menuju Bandara Singkawang dan sejumlah kelurahan, Minggu (8/2).

Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie mengatakan, penanaman pohon tersebut merupakan langkah konkret pemerintah daerah dalam mengurangi dampak pemanasan global, menekan emisi karbon, serta memperbaiki kualitas udara di kawasan perkotaan yang terus berkembang.

“Penanaman ini kami lakukan secara terencana dan masif, tidak hanya terpusat di satu lokasi, tetapi tersebar di 26 kelurahan se-Kota Singkawang agar manfaat ekologisnya dapat dirasakan secara merata,” ujarnya.

Ia menjelaskan, khusus untuk akses jalan menuju Bandara Singkawang, penanaman pohon dilakukan sepanjang sekitar dua kilometer sebagai upaya menciptakan koridor hijau yang berfungsi menyerap polusi, menurunkan suhu udara, serta meningkatkan estetika kawasan strategis kota.

Baca juga: HUT Ke-18, Gerindra bagikan bibit pohon sebagai simbol keberlanjutan

Kegiatan penanaman pohon ini juga terhubung secara daring melalui siaran langsung dengan seluruh kelurahan, sebagai bagian dari upaya membangun partisipasi dan komitmen bersama antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga lingkungan hidup.

Menurut Tjhai Chui Mie, program tersebut sejalan dengan dukungan Pemerintah Kota Singkawang terhadap Gerakan ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam penguatan aspek lingkungan hidup yang berkelanjutan.

“Penanaman pohon bukan sekadar simbol penghijauan, tetapi menjadi strategi jangka panjang dalam mitigasi perubahan iklim, pengendalian pencemaran udara, serta peningkatan daya dukung lingkungan perkotaan,” katanya.

Ia menambahkan, keberhasilan program penghijauan tidak hanya ditentukan oleh jumlah pohon yang ditanam, tetapi juga oleh keberlanjutan perawatan dan keterlibatan masyarakat dalam menjaga tanaman agar tumbuh optimal.

Dia berharap, kegiatan penanaman pohon serentak tersebut dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pelestarian lingkungan, sekaligus berkontribusi terhadap peningkatan kualitas hidup dan ketahanan lingkungan Kota Singkawang ke depan.

Baca juga: Tamhut Jakbar tanam 30 pohon pelindung dan 43.823 tanaman hias

Pewarta: Narwati
Editor: Sambas
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |