Kota Padang (ANTARA) - Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Barat (Sumbar) Vasko Ruseimy memuji sikap Presiden Prabowo Subianto yang siap membangun semua daerah tanpa adanya sekat politik sebagai bukti jiwa negarawan.
"Apa yang disampaikan Presiden Prabowo merupakan contoh nyata jiwa kenegarawanan," kata Wagub Sumbar Vasko Ruseimy di Padang, Rabu, menyikapi pernyataan Presiden Prabowo yang akan membangun seluruh daerah tanpa memandang hasil kontestasi politik.
Ia menilai sikap itu merupakan bentuk jiwa kepemimpinan yang berjiwa besar serta berorientasi pada kepentingan rakyat. "Presiden menunjukkan kepada kita semua bahwa pembangunan bangsa adalah tanggung jawab bersama, bukan soal menang atau kalah dalam politik," ujar Vasko.
Baca juga: Waka MPR nilai parpol perlu hadirkan negarawan, bukan sekadar politisi
Menurut dia, meskipun pada Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden 2024 Prabowo Subianto kalah di Provinsi Sumbar, namun komitmen pemerintah pusat terhadap pembangunan di Ranah Minang terus berlanjut. Bahkan, Vasko menilai selama pemerintahan Prabowo Sumbar mendapat perhatian yang cukup besar melalui berbagai program nasional.
"Mulai dari pembangunan infrastruktur, peningkatan akses pendidikan, penguatan sektor pertanian hingga bantuan sosial. Semua itu dirasakan nyata oleh masyarakat Sumatera Barat," tambahnya.
Bahkan, menurutnya, masyarakat Minangkabau memiliki keterikatan emosional yang cukup kuat dengan Prabowo. Setidaknya, hal itu bisa dilihat dari hasil Pilpres 2014 dan 2019 dimana anak dari begawan ekonomi Soemitro Djojohadikoesoemo itu selalu menang telak dari Jokowi.
Sebelumnya, dalam sebuah kegiatan bersama kader partai di Padepokan Garudayaksa, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Presiden Prabowo menegaskan akan tetap membangun seluruh wilayah Indonesia tanpa diskriminasi politik.
"Walaupun saya kalah di Sumatera Barat, nggak ada masalah. Tetap kita bangun," kata Presiden dalam pidatonya.
Pewarta: Muhammad Zulfikar
Editor: Edy M Yakub
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































