HKTI perkuat keterjangkauan pangan lewat pasar murah jelang Ramadhan

2 hours ago 1

Jakarta (ANTARA) - Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) memperkuat keterjangkauan pangan bagi masyarakat dengan membuka bazar pasar murah menjelang Ramadhan sebagai bagian peran organisasi menjadi mitra pemerintah menjaga stabilitas harga pangan.

"Pasar Murah ini kaitannya untuk apa? Ini kan kita menjelang bulan puasa Ramadhan dan kita memang salah satu program HKTI adalah menjadi mitra pemerintah dalam menyediakan pangan yang terjangkau, yang murah, yang sesuai dengan aturan yang diatur oleh pemerintah," kata Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) HKTI sekaligus Wakil Menteri Pertanian Sudaryono di Jakarta, Selasa.

HKTI membuka pasar murah di halaman Kantor HKTI yang berlokasi di kawasan Kementerian Pertanian sebagai upaya membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga terjangkau menjelang bulan suci Ramadhan yang permintaannya meningkat.

Ia menegaskan kegiatan pasar murah tersebut merupakan bagian dari program HKTI untuk mendukung upaya pemerintah menjaga keterjangkauan harga pangan sekaligus memastikan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang wajar.

Sudaryono mengaku organisasinya mengambil peran sebagai mitra strategis pemerintah dalam penyediaan pangan terjangkau, sesuai ketentuan yang berlaku, serta mendukung stabilitas pasokan dan harga di tingkat konsumen.

Lebih lanjut ia mengatakan pelaksanaan bazar pasar murah yang digelar tersebut menjadi salah satu langkah konkret HKTI dalam membantu masyarakat menghadapi potensi kenaikan harga pangan menjelang Ramadhan, ketika permintaan bahan pokok cenderung meningkat di berbagai daerah.

HKTI berencana menjadikan pasar murah sebagai gerakan yang lebih luas dengan mendorong pelaksanaan kegiatan serupa di berbagai daerah, sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara lebih merata di seluruh Indonesia.

Melalui kegiatan tersebut, ia mengatakan HKTI juga ingin memperkuat peran organisasi dalam menjembatani kepentingan petani dan konsumen, sehingga distribusi pangan dapat berjalan lebih efisien dan harga tetap terjangkau bagi masyarakat.

HKTI menilai keterlibatan berbagai pihak, termasuk kelompok tani dan pelaku usaha pangan, penting untuk mendukung keberlanjutan program pasar murah agar mampu menjaga stabilitas harga menjelang hari besar keagamaan, kata Sudaryono.

Selain membantu masyarakat memperoleh pangan murah, pasar murah juga diharapkan dapat mendukung penyerapan hasil produksi petani sehingga rantai pasok pangan menjadi lebih seimbang antara sisi produksi dan konsumsi.

HKTI menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam menjaga keterjangkauan pangan melalui berbagai program yang berfokus pada stabilitas harga, kelancaran distribusi, serta peningkatan kesejahteraan petani dan masyarakat.

"Pasar rakyat ini dimulai dari kantor pusat, nanti kita harus jadi gerakan nasional pangan murah di seluruh Indonesia. Sekali lagi, yang tidak mau ikut, minggir! Kita ingin gerakan cepat untuk membantu rekan-rekan, saudara-saudara kita yang ada di mana-mana," katanya.

Pewarta: Muhammad Harianto
Editor: Virna P Setyorini
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |