Upie Guava ingin hadirkan cerita inspiratif untuk anak melalui film

4 hours ago 3

Jakarta (ANTARA) - Sutradara film fiksi ilmiah “Pelangi di Mars”, Upie Guava, mengatakan ide pembuatan film tersebut berangkat dari keinginannya menghadirkan lebih banyak cerita inspiratif bagi anak-anak Indonesia. Ia menilai film anak masa kini jarang menampilkan sisi heroik dari karakter yang dimainkan.

Melalui Pelangi di Mars, ia ingin menghadirkan kisah petualangan yang dekat dengan sains dan eksplorasi ruang angkasa, sekaligus menumbuhkan rasa ingin tahu anak-anak terhadap ilmu pengetahuan.

“Kami merasa di era ini literasi yang membangkitkan semangat anak-anak untuk benar-benar tumbuh dewasa dan menaklukkan dunia tidak cukup banyak, terutama di Indonesia. Jadi ide ini muncul karena kami ingin mendampingi anak-anak Indonesia dengan kisah-kisah kepahlawanan versi modern,” kata Upie dalam acara intimate screening Pelangi di Mars di Jakarta, Jumat.

Baca juga: Enam film Indonesia tayang di Lebaran, Meriam Bellina deg-degan

Produser Pelangi di Mars, Dendy Reynando, mengatakan film ini dikembangkan untuk menghadirkan lebih banyak pilihan film keluarga lokal yang dapat dinikmati bersama oleh orang tua dan anak.

Menurutnya, film keluarga di Indonesia saat ini masih terbatas. Karena itu, film ini diharapkan menjadi pengalaman menonton bersama yang berkesan bagi keluarga.

“Kami ingin Pelangi di Mars menjadi salah satu alternatif yang bisa menginspirasi anak-anak sekaligus menjadi acara bagi orang tua dan anak untuk menghabiskan waktu bersama,” kata Dendy.

Baca juga: Virgoun isi lagu tema film spesial Lebaran "Senin Harga Naik"

Dukungan terhadap film ini juga datang dari Direktur Utama PT Produksi Film Negara (PFN), Riefian Fajarsyah yang dikenal sebagai Ifan Seventeen. Ia menilai Pelangi di Mars menghadirkan pesan positif bagi anak-anak sekaligus menunjukkan inovasi teknologi dalam produksi film Indonesia.

“Sejak awal PFN memutuskan terlibat dalam proyek ini karena melihat potensi ceritanya yang kuat dan inspiratif. Film ini tidak hanya menghadirkan banyak pesan moral bagi anak-anak, tetapi juga memanfaatkan teknologi seperti extended reality dan virtual production yang menjadi salah satu yang pertama di Indonesia bahkan Asia Tenggara,” katanya.

Baca juga: Ayu Laksmi minta masyarakat tak lagi tanya kapan nikah saat Lebaran

Film Pelangi di Mars merupakan film fiksi ilmiah yang melibatkan talenta kreatif 100 persen dari Indonesia dengan teknologi extended reality (XR) yang dikembangkan oleh Upie Guava.

Film tersebut dijadwalkan tayang di bioskop seluruh Indonesia mulai 18 Maret 2026 dan menjadi salah satu film keluarga yang hadir pada momentum Ramadhan menjelang Lebaran.

Baca juga: Film "Pelangi di Mars" siap tayang di bioskop pada momen Lebaran 2026

Baca juga: Bimoky bawa karakter robot Batik seperti sosok ayah di dunia nyata

Pewarta: Fitra Ashari
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |