UI-Komdigi jajaki kolaborasi pelatihan dan penelitian bidang AI

3 months ago 11

Depok (ANTARA) - Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia (Fasilkom UI) dan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menjajaki potensi kolaborasi pengembangan talenta kecerdasan artifisial (AI) serta memperkuat ekosistem riset dan inovasi digital di Indonesia melalui skema AI Talent Factory.

Manajer Riset dan Pengabdian Masyarakat Fasilkom UI Adila Alfa Krisnadhi dalam keterangannya di Depok, Rabu, menjelaskan bahwa kampusnya memiliki berbagai mata kuliah yang membahas dan mengimplementasikan konsep AI dalam pembelajaran.

Baca juga: UI dan GoTo kerja sama bangun ekosistem riset dan inovasi AI

“Fasilkom UI telah menyesuaikan sumber daya dan materi ajar agar relevan dengan kebutuhan industri, termasuk dengan mengangkat berbagai studi kasus nyata,” kata Adila.

Sebagai bagian dari komitmen Fasilkom UI dalam memperkuat ekosistem dan pengembangan talenta AI, belum lama ini Fasilkom UI memperoleh persetujuan pembukaan Program Studi (Prodi) Sarjana Kecerdasan Artifisial dari Senat Akademik Universitas Indonesia.

Prodi baru tersebut dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam terhadap fondasi ilmu komputasi dan matematika yang kuat, sekaligus menyeimbangkannya dengan keterampilan praktis dalam teknologi mutakhir di bidang kecerdasan artifisial.

Selaras dengan pembukaan Prodi Kecerdasan Artifisial tersebut, Komdigi menyampaikan bahwa tersedia data dan studi kasus yang sangat potensial sebagai materi pembelajaran dan penelitian bidang kecerdasan artifisial dan big data di sektor publik.

Mengacu pada AI Talent’s Journey yang dipaparkan Said Mirza, potensi kerja sama tersebut lebih dari menyiapkan talenta AI Beginner, AI Developer, karena mengarah pada AI Practitioner, hingga AI Specialist.

Selain itu, juga dibahas program double degree Magister Teknologi Informasi (MTI) UI dengan Master of Information Systems (MIS) University of Melbourne, yang telah menghasilkan delapan orang lulusan.

Melalui beasiswa Parsial Double Degree dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), terbuka kesempatan bagi warga negara Indonesia (WNI), termasuk staf Komdigi untuk memperoleh kompetensi tingkat magister dari dua universitas terbaik di Indonesia dan Australia tersebut.

Baca juga: Guru besar UI sebut pelajaran AI & coding perlu perhatikan minat siswa

Baca juga: Pakar UI: Era AI dan keamanan data jadi tantangan Menkomdigi baru

Koordinator Program Studi Magister Teknologi Informasi Fasilkom UI Betty Purwandari menyampaikan bahwa melalui program gelar ganda tersebut, para mahasiswa, pengajar, serta instansi tempat kerja mahasiswa tersebut memperoleh international exposure yang sangat berharga.

“Ini merupakan kesempatan yang luar biasa untuk mendalami peluang dan tantangan penerapan kecerdasan artifisial dalam pengelolaan Teknologi Informasi dan Sistem Informasi, yang merupakan kajian hangat di MTI UI dan MIS University of Melbourne,” kata Betty.

Melalui kunjungan tersebut, Fasilkom UI dan Komdigi berharap dapat menciptakan sinergi berkelanjutan dalam membangun ekosistem digital yang unggul, inovatif, dan berdampak bagi Indonesia.

Pewarta: Feru Lantara
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |