UE tegaskan tak cari konflik dengan AS, namun tolak ancaman tarif

2 weeks ago 9

Moskow (ANTARA) - Uni Eropa tidak tertarik untuk berkonflik dengan Amerika Serikat terkait Greenland, tetapi bertekad untuk "mempertahankan pendiriannya" dalam kebuntuan tarif, kata kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa, Kaja Kallas, pada Senin.

“Keamanan Arktik adalah kepentingan bersama transatlantik, dan dapat dirundingkan dengan sekutu AS. Namun, ancaman tarif bukanlah cara yang tepat. Kedaulatan tidak untuk diperjualbelikan. Kami tidak ingin mencari konflik, tetapi akan mempertahankan posisi kami. Eropa memiliki berbagai cara untuk melindungi kepentingannya,” tulis Kallas di X.

Pada Sabtu, Presiden AS Donald Trump mengumumkan akan mengenakan tarif tambahan 10 persen pada Denmark, Norwegia, Swedia, Prancis, Jerman, Inggris, Belanda, dan Finlandia mulai 1 Februari dan menaikkannya menjadi 25 persen pada Juni kecuali AS mengakuisisi Greenland.

Komisioner Perdagangan Eropa Valdis Dombrovskis menyebut ancaman tarif Trump tidak dapat diterima, dan mengatakan Dewan Eropa akan menggelar pertemuan luar biasa pada Kamis untuk merumuskan tanggapan. Ia tidak mengesampingkan kemungkinan menggunakan tekanan ekonomi terhadap AS, termasuk tarif balasan.

"Kami berupaya untuk berdialog dengan AS dan menemukan solusi yang konstruktif, tetapi kami juga mempertimbangkan kemungkinan respons lain yang dapat kami gunakan untuk melakukannya," katanya.

Trump telah berulang kali menyatakan bahwa pulau tersebut, yang merupakan bagian otonom dari Denmark, harus dikendalikan oleh Amerika Serikat. Otoritas Denmark dan Greenland telah memperingatkan Washington agar tidak merebut pulau tersebut, dengan menyatakan bahwa mereka mengharapkan integritas teritorial mereka dihormati.

Sumber: Sputnik

Baca juga: Trump ancam tarif gegara Greenland, Uni Eropa akan gelar rapat darurat

Baca juga: UE pertimbangkan penerapan tarif senilai 93 miliar euro terhadap AS

Baca juga: Menlu Denmark terkejut dengan rencana tarif Trump terkait Greenland

Penerjemah: Yoanita Hastryka Djohan
Editor: Azis Kurmala
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |