Transjakarta layani 413 juta penumpang, subsidi makin efisien

1 hour ago 2

Jakarta (ANTARA) - PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) mencatat peningkatan jumlah pelanggan sebanyak 413 juta selama 2025, yang diiringi dengan peningkatan efisiensi pengelolaan subsidi.

"Transjakarta menutup tahun 2025 dengan pencapaian gemilang. Perusahaan mencatatkan angka 413 juta pelanggan dan berhasil mencatatkan efisiensi operasional yang impresif," kata Direktur Utama Transjakarta Welfizon Yuza di Jakarta, Jumat.

Angka 413 juta pelanggan tersebut meningkat dua kali lipat dalam tiga tahun terakhir. Menurut Welfizon, dengan rata-rata 1,4 juta perjalanan harian, Transjakarta semakin memperkuat posisinya sebagai tulang punggung mobilitas warga Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek).

Selain itu, dia menjelaskan di tengah tekanan inflasi dan kenaikan upah minimum, Transjakarta mampu mencatatkan efisiensi operasional.

Subsidi per pelanggan dijaga konstan dibandingkan dengan tahun sebelumnya, bahkan turun 14 persen jika dibandingkan dengan 2022

Dia pun menganggap keberhasilan itu merupakan dukungan penuh dari pemegang saham mayoritas, yakni Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sekaligus hasil dari transformasi fundamental.

"Kami tidak hanya mengejar ekspansi kuantitas saja, tetapi juga kualitas. Melalui digitalisasi dan penguatan tata kelola, kami membuktikan layanan publik yang masif tetap bisa dikelola secara efisien dan bertanggung jawab," ujar Welfizon.

Tak hanya itu, dia juga menegaskan berkomitmen Transjakarta untuk selalu fokus terhadap keselamatan dan perluasan jangkauan.

Baca juga: DKI targetkan penambahan 10.000 armada bus Transjakarta hingga 2029

Komitmen Transjakarta terhadap aspek keselamatan menunjukkan hasil yang konsisten dan terukur, dengan penurunan tingkat kecelakaan (accident rate) secara berkelanjutan sebesar 40 persen dalam tiga tahun terakhir.

"Indikator tersebut terus membaik dari tahun ke tahun dan mencapai titik terendah pada tahun 2025 dengan capaian skor 0,33," tutur Welfizon.

Lebih lanjut, dia mengungkapkan Transjakarta terus beradaptasi dengan kebutuhan zaman melalui dua pilar utama, yakni transformasi digital dan armada ramah lingkungan.

Pada transformasi digital, aplikasi seluler Transjakarta kini telah digunakan oleh 2,1 juta pengguna, dan menyediakan fitur pelacakan real-time serta sistem tiket digital yang inklusif.

Sedangkan armada ramah lingkungan berarti Transjakarta mendukung target emisi nol bersih, dengan mengoperasikan 470 unit bus listrik (tipe high deck dan low deck), dan menjadikannya pionir transportasi hijau di Indonesia.

Demi kenyamanan bersama, kata Welfizon, Transjakarta bergerak cepat dengan mengoperasikan kembali halte yang terdampak insiden kebakaran pada September 2025 hanya dalam waktu satu minggu sejak masa perbaikan dimulai.

"Meskipun kerusakan infrastruktur pascakebakaran tergolong parah, pemulihan dapat dilakukan secara cepat melalui kolaborasi intensif antara Pemprov DKI Jakarta, seluruh jajaran SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah), serta dukungan berbagai komunitas", jelas Welfizon.

Baca juga: Pramono sebut ramainya penumpang buat lama waktu tunggu Transjakarta

Kemandirian bisnis

Selain mengelola subsidi transportasi publik, sambung Welfizon, Transjakarta juga meningkatkan kemandirian melalui pendapatan non-subsidi (Non-Fare Box).

Beragam inovasi, seperti program hak penamaan (Naming Rights), layanan bus wisata (Open Top Tour), serta kehadiran TJ Radio dan TJ Store menjadi sumber pendapatan baru yang kreatif.

Pada 2025, pendapatan non-subsidi Transjakarta mencapai Rp281 miliar atau meningkat empat kali lipat dalam tiga tahun terakhir.

Kinerja unggul itu pun mendapat pengakuan luas dengan skor Good Corporate Governance (GCG) 90,64 (sangat baik) dan meraih 40 penghargaan bergengsi sepanjang 2025, termasuk apresiasi internasional dari Bloomberg Philanthropies.

"Pencapaian ini adalah manifestasi dari visi kami: Menghubungkan Kehidupan, Menemani Perjalanan. Transjakarta akan terus berinovasi untuk menjadi moda transportasi yang tidak hanya diandalkan, tapi juga dibanggakan oleh seluruh warga," ungkap Welfizon.

Lebih jauh, dia berharap Transjakarta dapat menjadi moda transportasi pilihan utama dengan peningkatan jumlah pengguna yang signifikan di masa depan.

Baca juga: Tiket Transjakarta kini bisa dibeli di GoPay

Baca juga: Jumlah penumpang Transjakarta, MRT dan LRT naik pada Januari 2026

Pewarta: Siti Nurhaliza
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |