Tingkatkan semangat, Sekolah darurat Gayo Lues fokus "trauma healing"

1 week ago 4

Gayo Lues, Aceh (ANTARA) - Sekolah Darurat di Desa Agusen, Gayo Lues, Aceh fokus pada kegiatan trauma healing guna meningkatkan semangat siswa-siswi setelah diterpa bencana banjir dan tanah longsor yang melanda wilayah tersebut pada akhir 2025.

Guru Bimbingan Konseling SMPN Agusen, Asni mengatakan setiap pagi para siswa melakukan senam bersama, dilanjutkan dengan kegiatan trauma healing agar anak-anak tetap semangat.

"Setiap hari pasti ada, untuk mengembalikan semangat dan trauma-trauma tentang bencana itu bisa dilupakan," kata Asni di Gayo Lues, Kamis.

Baca juga: Siswa di Agusen Gayo Lues tetap semangat ikuti KBM di sekolah darurat

Senada dengan Asni, Kepala SDN 12 Blangkejeren Tarmiji mengatakan saat ini seluruh siswa di sekolah tersebut mengadakan kegiatan belajar secara digabung di sekolah darurat yang didirikan oleh warga di Balai Desa Agusen, dengan memanfaatkan bantuan tenda dari berbagai instansi.

"Untuk sementara kami masih fokuskan ke trauma healing ya, supaya anak-anak tidak trauma lagi," katanya saat ditemui di Gayo Lues.

Tarmiji menjelaskan inisiatif ini diambil untuk meningkatkan semangat anak-anak untuk bersekolah. Sebab, sebelumnya hanya terdapat sekitar 20 siswa yang bersekolah pada hari pertama.

Saat ini, lanjut dia, terdapat sekitar 70 siswa yang mulai mengikuti kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah darurat.

Adapun sisanya merupakan siswa yang rumahnya hanyut akibat bencana banjir. Mereka mengikuti KBM di sekolah darurat yang menumpang di bangunan SMPN 2 Blangkejeren, yang lokasinya berdekatan dengan tempat pengungsian di kompleks Balai Latihan Kerja (BLK) Blangkejeren.

"Nanti mungkin setelah Lebaran mungkin kami akan pisah-pisah (KBM per kelas)," ucap Tarmiji.

Tarmiji menyebut bahasan soal pembangunan sekolah baru telah dilakukan, dimana lokasi sekolah yang baru juga telah ditentukan.

Ia berharap pemerintah segera merealisasikan pembangunan sekolah baru agar anak-anak di Agusen bisa belajar dengan lebih aman dan nyaman.

Baca juga: 372 sekolah rusak berat akibat gempa "gayo"

Baca juga: Hujan tinggi, satu sekolah di Gayo Lues Aceh diterjang tanah longsor

"Harapan kami kalau bisa cepat-cepat lah bangun sekolah baru, supaya kami juga mudah mengontrol dan mudah juga memberikan pembelajaran setiap harinya kepada anak-anak kami yang terkena bencana," tutur Tarmiji.

Sebelumnya, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti mengemukakan pihaknya melakukan percepatan pembangunan konstruksi sekolah terdampak banjir di wilayah Aceh agar proses belajar mengajar dapat bangkit dan memberi kenyamanan pasca-bencana.

"Nanti segera kita bangun, yang untuk kelas darurat segera kita bangun. Nanti sambil dibangun gedung sekolah yang baru (untuk sekolah yang rusak parah), mereka (siswa) tetap belajar di ruang kelas darurat," kata Mendikdasmen (28/1).

Pewarta: Sean Filo Muhamad
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |