Tim gabungan lakukan pencarian korban kecelakaan tambang timah

1 day ago 2

Sungailiat (ANTARA) - Tim gabungan Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melakukan pencarian korban yang diduga tertimbun tanah longsor tambang bijih timah di area Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah Desa Pemali Bangka.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bangka, Rusmansyah di Sungailiat, Senin malam mengatakan, sampai malam ini tim gabungan masih melakukan pencarian korban kecelakaan tambang bijih timah di lokasi kejadian.

Tim gabungan yang dilibatkan mencari korban yakni personel dari Polres Bangka, BPBD Kabupaten Bangka, relawan Laskar Sekaban, PT Timah dan pihak lain.

Berdasarkan data laporan sementara dari tempat kejadian kata dia, terdata sebanyak 11 orang pekerja, empat orang pekerja diketahui selamat, tiga orang meninggal dunia dan sudah dievakuasi serta empat pekerja yang lain masih dalam pencarian.

Menurut salah satu keterangan dari pekerja tambang itu, Mani mengatakan, kejadian kecelakaan tambang terjadi sekitar pukul 15.00 WIB di saat pekerja sedang melakukan aktivitas.

"Tanah di lokasi tambang longsor dengan mengeluarkan suara yang cukup keras," katanya.

Kepala Bidang Komunikasi Perusahaan PT Timah, Anggi mengakui meskipun aktivitas penambangan bijih timah yang memakan korban tersebut di atas IUP PT Timah, namun kegiatan penambangan tidak memiliki izin resmi.

"Pemilik tambang tidak mengantongi izin resmi melakukan aktivitas penambangan bijih timah di area IUP PT Timah," kata dia.

Dia mengatakan, pihak perusahaan membantu proses pencarian korban dengan harapan semua korban yang masih tertimbun tanah dapat segera ditemukan.

Proses pencarian menggunakan alat berat seperti eksavator dan alat pendukung lain untuk mempercepat proses pencarian. Korban meninggal dunia yang berhasil ditemukan langsung dibawa ke rumah sakit terdekat dan selanjutnya diserahkan ke keluarga korban.

Baca juga: Tim SAR evakuasi 83 kantong jenazah longsor Cisarua

Baca juga: Longsor tambang Freeport sebabkan produksi emas turun 86 persen

Pewarta: Kasmono
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |