Wapres ajak umat Buddha jadi pelopor perdamaian dan perkuat toleransi

1 hour ago 4

Magelang (ANTARA) - Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka mengajak umat Buddha menjadi pelopor perdamaian dan memperkuat toleransi guna menjaga persatuan di tengah tantangan pembangunan yang dihadapi Indonesia.

Dalam peringatan Hari Raya Waisak 2570 BE di Borobudur, Magelang, Minggu, Gibran menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh umat Buddha di Indonesia.

Ia mengajak umat Buddha terus memperkuat semangat toleransi serta menjaga persaudaraan lintas agama yang menjadi fondasi penting bagi stabilitas dan kemajuan bangsa.

Gibran juga menyampaikan apresiasi kepada umat Buddha atas kontribusi mereka dalam menjaga harmoni sosial dan mengembangkan berbagai kegiatan kemanusiaan di berbagai daerah.

Menurut dia, keterlibatan umat Buddha dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat telah memberikan manfaat nyata bagi pembangunan nasional dan kehidupan sosial yang rukun.

Baca juga: Prabowo tegaskan semangat Waisak perkuat persaudaraan dan persatuan

Ia menegaskan perayaan Waisak di Borobudur tidak hanya menjadi momentum keagamaan, tetapi juga mencerminkan komitmen Indonesia dalam menjunjung perdamaian dan menghargai keberagaman.

Menurut Gibran, persatuan dan perdamaian merupakan modal utama yang dibutuhkan Indonesia untuk melanjutkan pembangunan di tengah dinamika dan tantangan yang terus berkembang.

Karena itu, ia mengajak umat Buddha berperan aktif menjaga kerukunan antarumat beragama serta memperkuat kohesi sosial di lingkungan masing-masing.

Ia menilai nilai-nilai luhur Buddha, seperti cinta kasih, welas asih, dan kebijaksanaan, tetap relevan dalam menghadapi berbagai persoalan kehidupan yang semakin kompleks.

Gibran juga mengajak seluruh elemen masyarakat bersama-sama mewariskan Indonesia yang lebih rukun, adil, sejahtera, dan bermartabat bagi generasi mendatang.

Baca juga: 5.000 penganut agama Buddha rayakan Waisak di Candi Sewu Klaten

Pewarta: Heru Suyitno
Editor: Rahmad Nasution
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |