Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Bina Marga akan mulai melakukan pembongkaran tiang monorel mangkrak di kawasan Rasuna Said, Jakarta Selatan pekan depan
“Untuk pembongkaran monorel akan kami lakukan minggu ketiga, apakah hari Selasa atau Rabu depan,” ungkap Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa.
Meski pembongkaran tiang monorel dilakukan, Pramono memastikan tidak akan dilakukan penutupan jalan.
“Dengan pengalaman yang ada, Bina Marga berkoordinasi untuk melakukan pembongkaran, tidak dilakukan penutupan (jalan),” kata Pramono.
Lebih lanjut Pramono menegaskan bahwa pembongkaran tiang monorel dilakukan sepenuhnya oleh Pemerintah Jakarta.
Baca juga: Pramono-KPK bahas tiang monorel di Kuningan dan aset RS Sumber Waras
Hal itu, Pramono karena Adhi Karya tidak memberikan jawaban atas surat yang diberikan oleh Pemerintah Jakarta.
“Adhi Karya sudah kami surati dan batas waktunya sudah lewat, kami akan melakukan sendiri. Dan, nanti akan kami taruh di mana, tempat yang dibongkar tentunya menjadi kewenangan Jakarta sepenuhnya,” jelas Pramono.
Sebelumnya, Pramono mengatakan pihaknya telah menyurati Adhi Karya pada November lalu.
Pemerintah Jakarta pun memberikan jangka waktu satu bulan kepada Adhi Karya untuk melakukan pembongkaran tiang monorel tersebut.
“Sesuai dengan surat dari Kajati Jakarta, kami akan meminta mereka untuk membongkar dan kami beri waktu satu bulan," kata Pramono.
Baca juga: Pram surati Kejati terkait tiang monorel mangkrak
Pramono menyebut, waktu satu bulan terhitung sejak surat tersebut diterima oleh Adhi Karya.
Jika hingga tenggat waktu tersebut Adhi Karya tidak juga melakukan pembongkaran, Pramono menegaskan, Pemprov DKI yang akan turun tangan membongkar sendiri tiang monorel tersebut.
Pramono bahkan menyebut pihaknya telah menyiapkan anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) untuk pembongkaran tiang itu.
Lebih lanjut, Pramono mengatakan pihaknya sudah menyiapkan rencana lanjutan setelah tiang-tiang monorel dibongkar.
Lahan bekas tiang mangkrak tersebut akan dimanfaatkan untuk pelebaran jalan dan pembangunan jalur pedestrian di sepanjang Jalan HR Rasuna Said.
Baca juga: Adhi Karya luruskan tudingan Jakarta Monorail
Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
Editor: Edy Sujatmiko
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































