Kabupaten Kerinci (ANTARA) - Pelari dari 12 negara ambil bagian dalam kejuaraan lari lintas alam bertajuk Kerinci100 menjelajahi gunung Kerinci, Danau Gunung Tujuh, kawasan rawa pegunungan di bentang alam Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) di Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi.
Pelari Internasional kategori 100 Kilometer (km) asal Rusia, Alexey Serebryakov di lokasi pelepasan lomba, Sabtu menilai bahwa Kerinci memiliki gunung yang bagus.
Walau menetap sementara di Bali, ia mengaku tertarik dengan Sumatera dan senang dengan masyarakat Indonesia.
Baca juga: 104 pelari ramaikan Bandung Tower Run 2026
"Good mountain, and I love Sumatra. I live in Bali, from Russia. Yeah, and I don't know, I love people. (Gunung yang bagus, dan saya suka Sumatra. Saya tinggal di Bali, berasal dari Rusia. Ya, dan entahlah, saya suka orang-orangnya)," kata Alexey singkat.
Pelari kategori 70 Kilometer asal Bali, Anak Agung istri agung Wida Purnama Dewi di tempat yang sama mengaku mengikuti lomba semata mata ingin menggapai puncak Gunung Kerinci.
Meski pernah mengikuti ajang serupa di Gunung Batur (Bali), dan Gunung Rinjani, Nusa Tenggara Barat, namun dirinya tidak memiliki target juara.
Mengingat peserta yang ikut di ajang Kerinci100 merupakan pelari dengan tingkat pengalaman yang bagus dan teruji di setiap ajang lari lintas alam baik sekala regional maupun internasional.
"Cuma ingin menggapai puncak (Gunung Kerinci) saja, sama sekali tidak menargetkan juara ya," kata Wida.
Baca juga: Titan Run 2026 targetkan 6.000 pelari pada perayaan satu dekade
Direktur operasi event Kerinci100, Dian Ersukmara menjelaskan kejuaraan lari lintas alam ini poin tertinggi nya ada pada puncak Kerinci sebagai gunung api aktif tertinggi di Indonesia.
Di tambah lagi kumpul data (data base) mengenai lintas alam di Kerinci belum terlalu banyak seperti karakter lintasan, hal itu membuat daya tarik para atlet yang ikut berlomba.
"Pelari dituntut bisa membangun strategi menyikapi medan, bentang alamnya unik ada rawa itu menjadi tantangan tersendiri bagi peserta," ulas dia.
Berdasarkan hasil verifikasi akhir, pelari dari 12 negara yang ikut bagian berasal dari Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, Prancis, Belanda, Jepang, China, Filipina, Rusia, Thailand, Korea Selatan, dan Vietnam.
Panitia mencatat, jumlah peserta lomba Kerinci100 mencapai 243 orang. Terdiri atas 56 pelari dari luar negeri dan 187 dari berbagai penjuru tanah air. Lomba dibagi ke dalam empat kategori, 12 km, 30 km, 70 km dan 100 km.
Baca juga: "Soekarno Run Runniversary 2026" berlangsung pada 15 Februari
Pewarta: Agus Suprayitno
Editor: Fitri Supratiwi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































