Jakarta (ANTARA) - PT Taspen (Persero) menerima kunjungan benchmark penyelenggaraan kearsipan dari Bank Kalsel sebagai upaya berbagi pengetahuan dan praktik terbaik dalam tata kelola kearsipan.
Corporate Secretary Taspen Henra menjelaskan manajemen kearsipan merupakan fondasi utama dalam menjaga akuntabilitas dan keberlanjutan korporasi.
“Melalui kolaborasi ini, Taspen berkomitmen membagikan pengalaman dalam mengelola arsip yang tidak hanya sekadar tersimpan, tapi juga mudah diakses dan terlindungi keamanannya sesuai standar Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI),” ujar Henra dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis.
Dalam kunjungan tersebut, delegasi Bank Kalsel mendalami terkait siklus hidup arsip di Taspen, mulai dari tahap penciptaan arsip hingga penyusutan arsip.
Kemudian, delegasi juga mempelajari penggunaan tanda tangan elektronik (TTE) pada tata naskah dinas serta proses perekaman atau alih media digital untuk penunjang layanan operasional.
Selain diskusi mengenai sistem dan kebijakan, tim Bank Kalsel juga meninjau langsung Record Center yang mengelola berbagai jenis aset informasi, mulai dari dokumen fisik, cetak biru (blueprint) dan jenis arsip lainnya.
Henra mengatakan Unit Kearsipan Taspen secara berkelanjutan melakukan penyempurnaan dan penyesuaian dalam pengelolaan arsip guna memastikan keamanan dan keselamatan arsip tetap terjaga sesuai dengan standar ANRI.
Taspen juga rutin melakukan koordinasi dengan ANRI, khususnya terkait kegiatan pemusnahan arsip. Dalam 3 tahun terakhir, PT Taspen (Persero) telah memusnahkan sebanyak 833.423 Arsip sesuai dengan UU yang berlaku.
Langkah tersebut mendukung kegiatan pemerintah dan menjadi pilar penting dalam mendukung penerapan tata kelola perusahaan yang baik (GCG).
Melalui benchmark ini, lanjut Henra, Taspen menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola arsip sebagai bagian dari upaya mendukung pelayanan yang andal dan memastikan bahwa setiap data peserta terlindungi dengan baik.
Baca juga: Taspen salurkan manfaat JKK bagi korban pesawat ATR 42-500
Baca juga: Soal kasus penipuan, Taspen tegaskan berkomitmen lindungi peserta
Baca juga: Taspen sebut akan jual enam efek yang dikasih KPK dengan harga optimal
Pewarta: Imamatul Silfia
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































