Jakarta (ANTARA) - Momen kedatangan Presiden Prabowo Subianto di Jepang menjadi pengalaman berkesan bagi diaspora Indonesia yang hadir menyambutnya di Tokyo pada Minggu (29/3) malam termasuk Mutiara Mutiruta Miru Binto yang mendapatkan tanda tangan Presiden.
Dalam keterangan resmi diterima di Jakarta, Mutiara Mutiruta Miru Binto, warga Indonesia yang tinggal di Tokyo dan bekerja sebagai perawat lansia, mengaku gugup sekaligus bahagia ketika akhirnya bisa bertemu langsung dengan Presiden dan berhasil mendapatkan tanda tangan Prabowo pada buku berjudul "Strategi Transformasi Bangsa: Menuju Indonesia Emas 2045".
"Sebenarnya deg-degan. Di luar ekspektasi bisa bertemu langsung dengan Bapak Presiden. Ini juga menjadi kesempatan bagi diaspora di Jepang untuk bisa bertemu,” ujar Mutiara.
Mutiara bercerita bahwa momen tersebut terjadi ketika Prabowo menyapa satu per satu diaspora Indonesia yang hadir. Ia pun memanfaatkan kesempatan tersebut untuk meminta tanda tangan sebagai kenang-kenangan.
"Mungkin karena Bapak juga lelah dalam perjalanan, jadi saya hanya sempat meminta tanda tangan. Motivasinya supaya bisa bertemu langsung dengan Bapak," katanya.
Mutiara menjelaskan bahwa kesempatan itu juga datang karena posisinya yang berada cukup dekat dengan Prabowo. Ia pun sangat bersyukur akhirnya berhasil mendapatkan tanda tangan tersebut.
"Arahan juga dari teman-teman, dan kebetulan posisi saya di ujung pas dengan Bapak. Bapak juga sangat ramah, dan alhamdulillah saya mendapat kesempatan memperoleh tanda tangan,” ungkapnya.
Mutiara menambahkan bahwa pertemuan tersebut merupakan pengalaman pertamanya melihat langsung sosok orang nomor satu di Republik Indonesia, yakni Prabowo, setelah selama ini hanya menyaksikan melalui media.
"Ini pertama kali saya bertemu langsung. Selama ini hanya melihat di YouTube atau di TV," tuturnya.
Sebelumnya, Presiden bersama rombongan tiba di Bandara Haneda, Tokyo, Jepang pada Minggu pukul 19.10 waktu setempat. Dalam kunjungan resmi perdana ke Jepang, Presiden akan bertemu dengan Kaisar Jepang Naruhito dan Perdana Menteri (PM) Jepang, Sanae Takaichi.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, saat memberikan keterangan kepada wartawan di Jakarta, Minggu, menyampaikan dalam kunjungan tersebut, Presiden Prabowo akan membahas berbagai hal strategis yang selama ini menjadi kekuatan kerja sama antara Indonesia dan Jepang.
"Pertemuan-pertemuan ini tentunya untuk memperkuat kerja sama persahabatan kedua negara dan memang secara khusus Pak Presiden tentu akan banyak membicarakan hal-hal strategis yang selama ini menjadi kekuatan kerja sama kita dengan Pemerintah Jepang," ujar Prasetyo.
"Contoh dalam hal perdagangan, kemudian teknologi, pendidikan, dan termasuk dalam lingkup dalam hal kerja sama kehutanan dan lingkungan," katanya.
Baca juga: Tiba di Jepang, Presiden sempatkan bertemu dan selfie dengan diaspora
Baca juga: Menteri ESDM dampingi Presiden Prabowo perkuat kerja sama RI-Jepang
Pewarta: Prisca Triferna Violleta
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
















































