Swedia desak warganya tinggalkan Iran terkait risiko eskalasi kawasan

3 hours ago 1

Istanbul (ANTARA) - Menteri Luar Negeri Swedia Maria Malmer Stenergard, Jumat (20/2) mendesak warganya untuk meninggalkan Iran di tengah meningkatnya risiko eskalasi di kawasan tersebut.

“Situasi di Iran dan di kawasan sangat tidak pasti. Oleh karena itu, saya ingin menegaskan pentingnya imbauan Kementerian Luar Negeri untuk tidak melakukan perjalanan apa pun ke Iran, serta seruan mendesak kepada warga Swedia yang berada di negara itu untuk segera meninggalkan Iran,” tulis Stenergard di platform media sosial X.

Ia menekankan bahwa hingga kini masih memungkinkan untuk meninggalkan Iran melalui penerbangan maupun penyeberangan perbatasan, dan mengingatkan agar warga Swedia segera pergi selagi masih ada kesempatan.

“Tanggung jawab pribadi yang signifikan berada pada individu yang memilih untuk tetap tinggal di Iran. Kementerian Luar Negeri tidak akan dapat membantu proses evakuasi dari Iran,” tambah Stenergard.

Peringatan tersebut disampaikan setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, Jumat mengatakan bahwa ia sedang “mempertimbangkan” serangan militer terbatas untuk menekan Iran agar mencapai kesepakatan, tanpa memberikan rincian, di tengah peningkatan kehadiran militer AS di kawasan tersebut.

Sumber: Anadolu

Baca juga: Serba serbi - Perundingan nuklir Iran-AS: Progres di tengah tekanan

Baca juga: Uni Eropa ingatkan dampak serius eskalasi militer AS di Timur Tengah

Penerjemah: Yoanita Hastryka Djohan
Editor: Primayanti
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |