Jakarta (ANTARA) - Unggulan ke-12 Elina Svitolina hanya membutuhkan 59 menit untuk memperpanjang kemenangan beruntunnya menjadi 10 pertandingan dengan mengalahkan unggulan ketiga Coco Gauff 6-1, 6-2 pada perempat final Australian Open, Selasa.
Ia melaju ke semifinal Grand Slam keempat dalam kariernya, dan yang pertama di Australian Open, dan kini dipastikan akan kembali ke Top 10 dalam peringkat WTA untuk pertama kalinya sejak Oktober 2021 pada Senin depan.
"Tidak buruk, sama sekali tidak buruk. Selalu menjadi impian saya untuk kembali ke Top 10 setelah cuti melahirkan, itu selalu menjadi tujuan saya," kata Svitolina usai pertandingan dikutip dari WTA.
September lalu, Svitolina mengakhiri musim 2025-nya lebih awal, dengan alasan perlu "untuk memulihkan diri dan mengisi ulang energi."
Baca juga: Svitolina awali 2026 dengan juarai ASB Classic
Petenis berusia 31 tahun itu langsung tampil gemilang setelah kembali. Ia meraih gelar ke-19 dalam kariernya di Auckland pada awal tahun.
Bahkan, Svitolina hanya kehilangan satu set pada tahun 2026 sejauh ini, saat melawan Sonay Kartal di perempat final Auckland. Ia tertinggal 5-3 dari Kartal di set ketiga sebelum akhirnya menang 6-4, 6-7(2), 7-6(5).
Kemenangan Svitolina atas Gauff adalah kemenangan ke-24 dalam kariernya melawan pemain Top 5. Empat di antaranya diraih di Grand Slam, semuanya sejak ia kembali dari cuti melahirkan.
Ia menyamakan kedudukan head to head dengan Gauff menjadi 2-2, termasuk 2-0 di Australian Open setelah mengalahkan petenis Amerika itu 6-4, 6-3 pada babak kedua tahun 2021.
Dua kemenangan Gauff dalam head to head tersebut terjadi pada 2024, di final Auckland dan babak ketiga US Open -- keduanya setelah tertinggal satu set.
Baca juga: Gauff hadapi tekanan tapi tak terpatahkan pada pembuka Australian Open
Petenis Ukraina itu akan berupaya mencapai final Grand Slam pertamanya melawan unggulan No.1 Aryna Sabalenka, yang juga sedang dalam rentetan 10 kemenangan beruntun dan unggul dalam head to head dengan skor 5-1.
Satu-satunya kemenangan Svitolina terjadi di semifinal Strasbourg 2020. Sejak itu, ia hanya memenangi satu set dalam empat pertemuan dengan Sabalenka.
Kekalahan semifinal Grand Slam Svitolina sebelumnya terjadi melawan Simona Halep di Wimbledon 2019, Serena Williams di US Open 2019, dan Marketa Vondrousova di Wimbledon 2023.
A FIRST AO semi for Svitolina! ???? pic.twitter.com/BtGWiZdQxl
— #AusOpen (@AustralianOpen) January 27, 2026Penerjemah: Arindra Meodia
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































