Siswa terdampak bencana di Palembayan Agam antusias terima MBG

2 weeks ago 14

Lubuk Basung (ANTARA) - Siswa Sekolah Dasar Negeri 05, Kayu Pasak, Nagari Salareh Aia, Kabupaten Agam, Sumatera Barat yang terdampak bencana alam mengaku antusias menerima Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Palembayan Matur.

"Enak pak, saya senang menerima menu MBG ini. Sambal atau menunya berbeda-beda tiap hari," kata salah seorang siswa kelas II SDN 05 Kayu Pasak, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan Zafran di tenda tempat mereka belajar, Jumat.

Baca juga: Bupati Agam ajak pengelola MBG jaga kebersihan dan gizi makanan

Menurutnya, mereka mulai menerima makan bergizi gratis sejak Senin (19/1) dengan menu makanan yang bervariasi.

Para siswa menerima MBG pukul 09.00 WIB setiap harinya. Terlihat para siswa sangat senang dan gembira menerima makanan itu meskipun belajar di tenda darurat dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang sangat sederhana.

Adapun menu MBG itu ada nasi, ayam goreng, ayam kecap dan ikan serta sayur.

"Alhamdulillah, anak-anak senang dengan MBG yang diterima sejak Senin (19/1). Menunya bervariasi setiap hari. Pihak SPPG juga telah mendata dan memisahkan anak-anak yang alergi makanan tertentu," kata salah seorang guru kelas II SDN 05 Kayu Pasak Silvia.

Asisten driver SPPG Palembayan Matur Kecamatan Palembayan Benni Bakhrianto mengatakan pihaknya baru menyalurkan MBG sejak Senin (19/1) ke lima sekolah yang ada, yakni ke SDN 05 Kayu Pasak, SDN 36, SMA Pelembayan, SMP 3 Palembayan dan SDN 07 Koto Alam.

"Khusus di SDN 05 Kayu Pasak kita salurkan sebanyak 116 porsi untuk murid dan guru," katanya.

Pihaknya mulai mengantar MBG ke sekolah sekitar pukul 07.00 WIB dengan menu yang bervariasi setiap harinya. Mulai dari ayam goreng ayam, ayam kecap, ikan, telur, daging dan sayuran.

Baca juga: Gubernur Sumbar: Agam cukup cepat tangani korban keracunan MBG

Baca juga: Gubernur Sumbar heran menu MBG makan siang kok nasi goreng

"Adapun penyalurannya memakai dua mobil ke lima sekolah itu," katanya.

Kepala SDN 05 Kayu Pasak Novita Yuliarman mengatakan sebanyak 97 siswa saat ini belajar di tenda darurat di dekat sekolah itu, karena ruang kelas mereka dipakai untuk pengungsi yang terdampak bencana alam.

Pewarta: Altas Maulana
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |