Sembilan atlet panjat tebing speed berjuang di Kualifikasi AG 2026

4 hours ago 3

Jakarta (ANTARA) - Pelatih panjat tebing disiplin speed Indonesia Galar Pandu Asmoro mengungkapkan sembilan atlet disiplin speed akan mewakili Indonesia dalam World Climbing Asia Championship Meisan 2026 di China, yang merupakan ajang untuk Kualifikasi Asian Games (AG) 2026 Aichi-Nagoya, Jepang.

Dia menjelaskan sembilan atlet yang berangkat terdiri dari lima putra dan empat putri.

"Jadi komposisinya ada atlet yang senior dan ada juga sebagian junior untuk masing-masing sektor," kata Galar saat diwawancarai ANTARA di tempat pemusatan latihan nasional (pelatnas) tim panjat tebing di Kota Bekasi, Jawa Barat, Kamis malam.

Lebih lanjut dia menjelaskan, lima atlet putra yang berangkat adalah Veddriq Leonardo, Kiromal Katibin, Raharjati Nursamsa, Antasyafi Robby Al Hilmi, dan Aditya Tri Syahria.

Sementara sektor putri diperkuat Rajiah Sallsabillah, Desak Made Rita Kusuma Dewi, Kadek Adi Asih, serta Berthdigna Devi Surya Kusuma.

Galar menargetkan minimal masing-masing dua atlet putra maupun putri mampu mengamankan tiket ke Asian Games dengan syarat menembus delapan besar di nomor speed.

"Untuk bisa lolos, minimal bisa masuk delapan besar, baik untuk sektor putra maupun putri," ujar dia.

Galar menambahkan, peluang terbuka lebar meski ada pembatasan maksimal dua atlet per negara yang bisa lolos ke Asian Games.

Baca juga: Tujuh atlet lead dan boulder berlaga dalam Kualifikasi AG 2026

Para atlet, tambah dia, kini memasuki fase tapering atau pengurangan intensitas latihan guna menjaga kondisi fisik menjelang keberangkatan dan pertandingan disiplin speed yang dijadwalkan pada 9 April.

Tim dijadwalkan berangkat pada Minggu (5/4) malam dan tiba di China pada pagi hari.

Setibanya di lokasi, atlet akan menjalani pemulihan kondisi, dilanjutkan dengan adaptasi fisik terhadap cuaca dan lingkungan arena sebelum bertanding.

"Tanggal 6 kami istirahat setelah melalui perjalanan panjang, kemudian besoknya (tanggal 7) mulai latihan ke gymnasium, lalu tanggal 8 conditioning fisik, dan keesokan harinya baru berlomba," ujar dia.

Sebelumnya tim speed telah mendaftarkan 10 atlet untuk mengikuti kualifikasi, namun Amanda Narda Mutia mengalami cedera selama proses persiapan, sehingga otomatis batal berangkat ke China.

Selain sembilan atlet disiplin speed, Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) juga akan memberangkatkan tujuh atlet lead dan boulder, sehingga total atlet yang dikirim berjumlah 16 orang.

Baca juga: FPTI pastikan lindungi maksimal atlet korban pelecehan seksual

Pewarta: Donny Aditra
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |