Sedimentasi sungai besar di Semarang sentuh level mengkhawatirkan

1 week ago 14
  • Sabtu, 24 Januari 2026 11:32 WIB

Warga mencari sampah di endapan tanah di Sungai Banjir Kanal Timur, Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (24/1/2026). Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana Kementerian PU menyebutkan bahwa kondisi sedimentasi di sejumlah sungai besar di Semarang seperti Banjir Kanal Barat dan Banjir Kanal Timur telah berada pada tingkat yang mengkhawatirkan karena mengurangi daya tampung dan meningkatkan risiko banjir, sehingga diperlukan langkah-langkah penanganan yang meliputi pengerukan sungai, penambahan daerah tangkapan air, konservasi hulu, dan penghijauan. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/foc.

Foto udara alat berat mengeruk endapan tanah di Sungai Banjir Kanal Timur, Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (24/1/2026). Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana Kementerian PU menyebutkan bahwa kondisi sedimentasi di sejumlah sungai besar di Semarang seperti Banjir Kanal Barat dan Banjir Kanal Timur telah berada pada tingkat yang mengkhawatirkan karena mengurangi daya tampung dan meningkatkan risiko banjir, sehingga diperlukan langkah-langkah penanganan yang meliputi pengerukan sungai, penambahan daerah tangkapan air, konservasi hulu, dan penghijauan. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/foc.

Foto udara alat berat mengeruk endapan tanah di Sungai Banjir Kanal Timur, Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (24/1/2026). Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana Kementerian PU menyebutkan bahwa kondisi sedimentasi di sejumlah sungai besar di Semarang seperti Banjir Kanal Barat dan Banjir Kanal Timur telah berada pada tingkat yang mengkhawatirkan karena mengurangi daya tampung dan meningkatkan risiko banjir, sehingga diperlukan langkah-langkah penanganan yang meliputi pengerukan sungai, penambahan daerah tangkapan air, konservasi hulu, dan penghijauan. ANTARA FOTO/Aprillio Akba/foc.

Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |