Penataan lahan TPU Kebon Nanas capai 60 persen

1 hour ago 2

Jakarta (ANTARA) - Penataan lahan di Taman Pemakaman Umum (TPU) Kebon Nanas, Kelurahan Cipinang Besar Selatan, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, telah mencapai sekitar 60 persen.

"Penataan TPU Kebon Nanas terus dikebut. Hingga saat ini, penataan telah mencapai sekitar 60 persen," kata Kepala Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Tamhut) Jakarta Timur, Dwi Ponangsera di Jakarta Timur, Jumat.

Dwi menyebutkan, proses penataan lahan terus dilakukan meski menghadapi sejumlah kendala, terutama faktor cuaca.

Kendala utama penataan lahan adalah sering terjadinya hujan deras disertai angin kencang sehingga pekerjaan terpaksa dihentikan sementara. "Namun, jika cuaca cerah, penataan dapat kembali dilanjutkan," katanya.

Selain itu, Dwi menjelaskan, kondisi tanah merah yang licin saat hujan menyebabkan akses masuk ke area TPU menjadi sulit dilalui.

Baca juga: Jaktim mulai pematangan lahan petak makam baru di TPU Kebon Nanas

Akibatnya, truk pengangkut puing bangunan liar yang sudah ditertibkan tidak dapat masuk ke lokasi. "Meski demikian, kami menargetkan penataan dapat rampung pada pekan depan," katanya.

Kepala Seksi Jalur Hijau dan Pemakaman Suku Dinas (Sudin) Tamhut Jakarta Timur, Made Widhi Adnyana Surya Pratita menambahkan, seluruh bangunan liar di dalam area TPU Kebon Nanas sudah dibongkar.

Saat ini, dua unit alat berat masih dioperasikan untuk meratakan lahan dan mengangkut puing-puing bangunan. "Puing bangunan diangkut ke kawasan Rawa Bebek untuk dijadikan urukan lahan," kata Made.

Menurut dia, setiap hari sekitar 30 personel gabungan dari unsur personel Sudin Tamhut dan Sudin Sumber Daya Air (SDA) Jaktim dikerahkan untuk membersihkan material pembongkaran bangunan liar.

"Ada empat unit truk yang dikerahkan untuk proses pengangkutan material," katanya.

Baca juga: Pembongkaran bangunan warga di TPU Kebon Nanas tuntas

Pemerintah Kota Jakarta Timur telah menuntaskan pembongkaran bangunan di kawasan TPU Kebon Nanas, Kelurahan Cipinang Besar Selatan, Kecamatan Jatinegara.

"Hari ini kita akan bersama-sama menjalankan aksi bersih-bersih dan pembersihan bangunan-bangunan warga relokasi untuk 100 persen bersih," kata Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin di TPU Kebon Nanas, Jakarta Timur, Selasa (27/1).

Langkah ini menjadi bagian dari percepatan pengembalian fungsi dan pematangan lahan makam sesuai Instruksi Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta Nomor 89 Tahun 2025.

Pengembalian fungsi lahan TPU Kober telah lebih dulu dilaksanakan pada 18 Desember 2025.

Selanjutnya, proses serupa dilakukan di TPU Kebon Nanas yang pada pendataan terakhir dihuni oleh 103 kepala keluarga (KK) warga Kampung Ujung RT 15/RW 02.

Baca juga: Jaktim fasilitasi pernikahan warga yang direlokasi dari TPU

Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur menempuh upaya relokasi warga ke sejumlah rumah susun di wilayah Jakarta Timur.

Relokasi dilakukan secara bertahap, dimulai pada 6 Januari 2026 untuk gelombang pertama sebanyak 22 KK dan tahap kedua dilaksanakan pada 12 Januari 2026 dengan jumlah 46 KK yang secara simbolis menerima kunci kamar rumah susun langsung dari Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.

Dalam rangka pembersihan lahan, Pemkot Jakarta Timur (Jaktim) juga telah melalui sejumlah tahapan administratif.

Dimulai dari penyampaian surat imbauan kepada warga pada 13 Januari 2026, dilanjutkan dengan Surat Peringatan (SP) I pada 14 Januari, SP II pada 19 Januari hingga SP III pada 23 Januari 2026

"Hingga akhirnya tahap yang ke-3 saat ini akan direlokasi sebanyak 9 KK. Dengan sisa dari 103 KK warga Kampung Ujung, yakni sebanyak 26 KK telah bersedia pindah secara mandiri," katanya.

Pewarta: Siti Nurhaliza
Editor: Sri Muryono
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |