Jakarta (ANTARA) - World Boxing Council (WBC) mengumumkan 36 petinju yang masuk dalam peringkat resmi Februari 2026 yang membuat mereka diakui secara resmi di level dunia serta berpeluang mendapatkan kesempatan perebutan gelar WBC.
"WBC dengan bangga memberikan apresiasi dan ucapan selamat kepada para petinju yang, melalui kerja keras, disiplin, serta hasil luar biasa di atas ring, berhasil mengamankan tempat mereka dalam daftar peringkat," demikian pernyataan WBC dalam laman resminya yang dipantau di Jakarta, Jumat.
Sejak didirikan pada tahun 1968, peringkat WBC telah menetapkan diri sebagai standar emas dalam industri tinju dunia.
Peringkat ini diterbitkan setiap bulan untuk menyoroti 40 petinju terbaik di setiap divisi. Menjadi bagian dari kelompok elit tersebut bukan sekadar pencapaian statistik, melainkan bukti dedikasi setiap atlet dalam perjalanan mereka menuju kejayaan dunia.
Komite Penilaian WBC terdiri atas panel pakar bergengsi dari berbagai negara di seluruh dunia. Tim itu bekerja tanpa lelah dengan mengumpulkan hasil pertandingan, data statistik, serta informasi penting lainnya guna melakukan analisis yang cermat, mendetail, dan transparan.
Proses tersebut memastikan bahwa setiap posisi dalam daftar peringkat benar-benar mencerminkan kualitas, prestasi terkini, dan pencapaian para petinju di tingkat global.
Berikut susunan nama petinju yang masuk peringkat resmi WBC Februari 2026:
- Jarrel Miller (Amerika Serikat): Peringkat 27 kelas berat
- Marko Calic (Kroasia): Peringkat 8 kelas Bridger (Juara WBC International)
- Yan Zak (Israel): Peringkat 37 kelas penjelajah
- Hasan Kubilay Alcu (Turki): Peringkat 40 kelas penjelajah
- Paulo Aokuso (Australia): Peringkat 30 kelas berat ringan
- Troy Williamson (Inggris): Peringkat 15 kelas menengah super (Juara BBBofC/Commonwealth/EBU)
- Angel Roque (Swiss): Peringkat 36 kelas menengah super (Juara Francophone)
- Keithland King (Saint Vincent & The Grenadines): peringkat 40 kelas menengah super
- Gleb Bakshi (Serbia): Peringkat 29 kelas menengah
- Souleimane Mohammedi (Prancis): Peringkat 38 kelas menengah
- Oscar Diaz (Spanyol): Peringkat 31 kelas welter super (Juara Kontinental Amerika Latin)
- Eugeniusz Makarczuk (Polandia): Peringkat 31 kelas welter (Juara Baltik)
- Reymart Soledad (Filipina): Peringkat 34 kelas welter
- Julio Luna Avila (Meksiko): Peringkat 40 kelas welter
- Horiki Horiike (Jepang): Peringkat 27 kelas ringan super (Juara OPBF)
- Nestor Bravo (Puerto Riko): Peringkat 36 kelas rongan super
- Rafael Acosta (Spanyol): Peringkat 24 kelas ringan (Juara EBU)
- Javier Cardozo (Uruguay): Peringkat 32 kelas ringan (Juara Feconsur)
- Danylo Honcharuk (Ukraina): Peringkat 33 kelas ringan
- Bekman Solybayev (Kazakhstan): Peringkat 31 kelas bulu super
- Rene Palacios (Meksiko): Peringkat 20 kelas bulu (Juara NABF)
- Colm Murphy (Irlandia Utara): Peringkat 30 kelas bulu (Juara Commonwealth)
- Lienard Sarcon (Filipina): Peringkat 40 kelas bulu
- Jun Ikegawa (Jepang): Peringkat 17 kelas bantam super
- Francesco de Rosa (Italia): Peringkat 35 kelas bantam super
- Yelshat Nikhemthotolla (Kazakhstan): Peringkat 27 kelas bantam
- Dago Valdes (Kolombia): Peringkat 34 kelas bantam (Juara Kontinental Latino Amerika)
- Theophilous Kpakpo Allotey (Ghana): Peringkat 15 kelas terbang super
- Ryotaro Nakagaki (Jepang): Peringkat 26 kelas terbang super (Juara Internasional Silver WBC)
- Nkosingiphile Sibisi (Afrika Selatan): Peringkat 23 kelas terbang
- Fillemon Nghutenanye (Afrika Selatan): Peringkat 24 kelas terbang
- Taku Kuwahara (Jepang): Peringkat 25 kelas terbang
- Siseko Teyisi (Afrika Selatan): Peringkat 24 kelas terbang ringan
- Byron Rojas (Nikaragua): Peringkat 31 kelas terbang ringan
- Luis Lemus (Kolombia): Peringkat 40 kelas terbang ringan
- Pedro Villegas (Ekuador): Peringkat 35 kelas jerami (Juara Feconsur).
Baca juga: WBC nyatakan juara kelas ringan kosong seusai Stevenson naik divisi
Pewarta: Aloysius Lewokeda
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































