Satgas MBG Jember rekomendasikan penutupan SPPG Kaliwates 7

4 hours ago 7

Jember, Jawa Timur (ANTARA) - Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Jember merekomendasikan penutupan Satuan Pelayanan Penutupan Gizi (SPPG) Kaliwates 7 karena dinilai lalai dalam melaksanakan tugasnya.

"Kami merekomendasikan dengan tegas agar SPPG tersebut ditutup karena menyebabkan anak-anak penerima MBG mengeluhkan sakit," kata Kepala Satgas MBG Kabupaten Jember, Jawa Timur, Achmad Imam Fauzi di kantornya, Kamis.

Menurutnya SPPG Kaliwates tersebut sudah sering diingatkan karena sering masuk ke kanal Wadul Gus'e terkait keluhan masyarakat, namun hal tersebut tidak menjadi perbaikan pihak SPPG setempat.

"Tidak ada toleransi bagi SPPG yang abai terhadap aspek keselamatan anak-anak penerima MBG dan pemerintah menyayangkan sikap pengelola yang tidak mengindahkan berbagai peringatan yang sebelumnya dilayangkan terkait keluhan warga di kanal Wadul Gus'e," katanya.

Ia mengatakan Satgas juga proaktif turun mengecek kondisi dapur SPPG untuk mengetahui prosedur pengolahan hingga penyajian MBG kepada ribuan pelajar.

Baca juga: BGN tegaskan pekerja SPPG wajib terlindungi BPJS Ketenagakerjaan

Sementara Bupati Jember Muhammad Fawait menyesalkan kejadian tersebut terjadi di Kabupaten Jember karena selama ini pemerintah daerah sudah menegaskan agar semua SPPG memenuhi standar prosedur agar tidak terjadi hal hal yang tidak diinginkan.

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Jember, kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh korban dan orang tua atas peristiwa tersebut," katanya

Bupati yang akrab Gus Fawait itu berkomitmen agar peristiwa tersebut merupakan yang terakhir kalinya terjadi di Kabupaten Jember, sehingga semua SPPG harus mematuhi SOP yang telah ditetapkan.

Sebelumnya belasan anak-anak terpaksa dilarikan ke puskesmas dan rumah sakit karena diduga mengalami keracunan dengan keluhan mual dan pusing setelah mengonsumsi MBG di sekolahnya yang dikirim oleh SPPG Mitra Kaliwates 7 pada Rabu (20/5).

SPPG yang berada di Jalan Teratai itu mendistribusikan sebanyak 2.447 yang tersebar di 15 sekolah yang berada sekitar SPPG tersebut.

Pantauan di lapangan, SPPG Mitra Kaliwates itu tidak beroperasi sementara (suspend) sejak Kamis hingga batas waktu yang tidak ditentukan.

Baca juga: Mendikdasmen sebut program IFP dan MBG di Batam berjalan baik

Pewarta: Zumrotun Solichah
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |