Padang (ANTARA) - Kegiatan olahraga wisata Talao Beach Run yang dilaksanakan oleh CV Prodesse Cipta Karya di salah satu objek wisata di Kota Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar) pada Minggu pagi membantu bangkitkan sektor pariwisata daerah itu pasca mengalami bencana hidrometeorologi pada akhir 2025.
"Kegiatan ini mampu meningkatkan ekonomi masyarakat serta kembali mempromosikan objek wisata sehingga Kota Pariaman kembali ramai dikunjungi wisatawan," kata Wali Kota Pariaman Yota Balad saat pelaksanaan kegiatan tersebut di Pariaman, Minggu.
Ia mengatakan Talao Beach Run bukan sekadar perlombaan lari tetapi merupakan salah satu cara memperkenalkan keindahan alam Talao Pauh sebagai objek wisata unggulan daerah kepada khalayak luas.
Menurutnya promosi wisata Pariaman harus terus dilakukan apalagi bencana hidrometeorologi yang melanda Sumbar berdampak besar pada sektor pariwisata provinsi tersebut khususnya Pariaman.
"Kita harus bangkit bersama agar ekonomi kita kembali membaik," katanya.
Yota mengatakan Talao Beach Run ini merupakan kegiatan olahraga wisata pembuka yang dilaksanakan di Pariaman dan diharapkan kegiatan-kegiatan serupa juga dilaksanakan oleh komunitas atau pihak lainnya di daerah itu.
Pemkot Pariaman, lanjutnya juga akan menggelar berbagai kegiatan sepanjang 2026 guna mendatangkan wisatawan ke daerah itu agar ekonomi masyarakat khususnya pelaku usaha mikro kecil dan menengah dapat meningkat.
Adapun katageri peserta Talao Beach Run 2026 yaitu pelajar usai 10 sampai 15 tahun khusus 5 kilometer, umum usia 17 tahun ke atas untuk 5 kilometer dan 10 kilometer.
Sedangkan rute yang dilalui untuk 5 kilometer mulai dari Talao Pauh menuju Simpang Amadin, Pauh, Simpang Akper dan finish di Talao Pauh. Untuk 10 kilometer mulai Talao Pauh menuju Simpang Amadin, Simpang 4 Jati, By Pass, Penangkaran Penyu dan finish di Talao Pauh.
Sebelumnya, Pemerintah Kota Pariaman, Sumatera Barat bersama komunitas dan sejumlah pihak di daerah itu mengagendakan 43 kegiatan sepanjang 2026 guna menyemarakkan kota wisata tersebut sehingga menarik wisatawan untuk berkunjung ke daerah yang dijuluki Kota Tabuik tersebut.
"Kami telah berkoordinasi dengan berbagai pihak di Pariaman mulai dari organisasi perangkat daerah, instansi vertikal, Universitas Sumatera Barat hingga komunitas guna menghimpun kegiatan yang akan dilaksanakan sepanjang 2026 untuk dimasukkan ke dalam kalender 'event'," kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Pariaman Ferialdi di Pariaman.
Ia mengatakan 43 kegiatan tersebut terdiri ke dalam sejumlah kategori mulai dari seni dan budaya hingga olahraga yang diyakini dapat mendatangkan banyak kunjungan wisatawan ke Pariaman.
Baca juga: Konservasi penyu Pariaman jadi daya tarik wisata edukatif
Baca juga: Perputaran uang di Pariaman dari pariwisata capai ratusan miliar
Baca juga: Bakal jadi museum, KRI Teluk Bone-511 tiba di Pariaman
Pewarta: Rahmatul Laila
Editor: Biqwanto Situmorang
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































