Pangdam: Kerja keras petani fondasi utama jaga ketahanan pangan

1 hour ago 2

Manado (ANTARA) - Panglima Kodam XIII/Merdeka, Mayjen TNI Mirza Agus menyebutkan ketekunan dan kerja keras para petani menjadi fondasi utama dalam menjaga ketahanan pangan nasional.

"Kerja keras petani juga menjadi fondasi mewujudkan kemandirian pangan daerah maupun nasional," kata Pangdam pada acara penanaman padi di lahan hasil cetak sawah di Pohuwato, Provinsi Gorontalo, Kamis.

Baca juga: Pemkab Sarolangun targetkan 350 hektare cetak sawah baru

Menanam padi di lahan cetak sawah baru tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung program ketahanan pangan nasional melalui perluasan areal tanam dan optimalisasi lahan pertanian.

"Ketahanan pangan bukan hanya persoalan pertanian semata, tetapi juga berkaitan erat dengan ketahanan negara," ujarnya.

Bangsa yang kuat, kata Pangdam, adalah bangsa yang mampu memenuhi kebutuhan pangannya secara mandiri, sehingga Kodam XIII/Merdeka terus berkomitmen mendukung berbagai program strategis pemerintah di sektor pertanian.

Mayjen TNI Mirza Agus meyakini bahwa lahan yang mulai ditanami tersebut akan menjadi sumber kehidupan dan kesejahteraan masyarakat di masa depan.

"Ketika dikelola baik, pemanfaatan teknologi pertanian yang tepat, serta semangat gotong royong, hasil panen diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat sekitar," katanya.

Pangdam menekankan pentingnya menjaga keberlanjutan program pertanian dan tidak hanya berhenti pada tahap pembukaan lahan, namun terus melakukan pendampingan mulai dari pengairan, pemeliharaan hingga pemasaran hasil panen.

Pangdam optimistis, program pencetakan sawah baru berpotensi membuka lapangan kerja baru di berbagai sektor pendukung pertanian.

Baca juga: Prabowo: Tiap tahun 100 ribu hektare sawah hilang diubah peruntukannya

Baca juga: Prabowo: Indonesia harus berdaulat pangan dan cetak sawah baru

"Kehadiran berbagai unsur pemerintah dan masyarakat menunjukkan sinergi yang kuat dalam mendukung program swasembada pangan," ujarnya.

Kegiatan penanaman padi tersebut juga dihadiri Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail, Danrem 133/Nani Wartabone Brigjen TNI Hardo Sihotang bersama jajaran, Bupati Pohuwato Saipul A. Mbuinga, Forkopimda, para kepala dinas provinsi dan kabupaten serta masyarakat Desa Manawa dan sekitarnya.

Sebelumnya, Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail mencanangkan groundbreaking konstruksi cetak sawah baru di Kabupaten Pohuwato dengan luas 5.642 hektare.

Pewarta: Karel Alexander Polakitan
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |