Sakuranesia perkuat persahabatan RI–Jepang lewat duta budaya

2 weeks ago 8

Jakarta (ANTARA) - Yayasan Sakuranesia memperkuat upaya diplomasi hubungan persahabatan antara Indonesia dan Jepang melalui penunjukan duta budaya yang dinilai aktif terlibat dalam berbagai kegiatan pertukaran seni dan budaya sepanjang 2025.

Berdasarkan keterangan diterima di Jakarta, Jumat, menyebutkan Idol asal Jepang Ayaka Yasumoto, anggota grup Shiritsu Ebisu Chugaku, ditunjuk sebagai Duta Budaya Yayasan Sakuranesia.

"Yayasan tersebut bergerak di bidang pertukaran budaya dan pendidikan antara Indonesia dan Jepang," kata Pendiri Sakuranesia Tovic Rustam.

Ia mengatakan, penunjukan Ayaka Yasumoto dilakukan setelah yang bersangkutan terlibat dalam sejumlah agenda budaya Indonesia-Jepang.

"Keterlibatan tersebut mencerminkan peran aktif dalam mendorong dialog lintas budaya dan pertukaran seni antara kedua negara," katanya.

Anggota grup Shiritsu Ebisu Chugaku sekaligus Idol asal Jepang Ayaka Yasumoto (tengah), penata rias nasional Bubah Alfian (kanan) dan pendiri Yayasan Sakuranesia Tovic Rustam (kiri) saat berkunjung untuk rekaman di Sony Music Indonesia, Jakarta, beberapa waktu lalu. ANTARA/HO-Yayasan Sakuranesia (ANTARA/HO-Yayasan Sakuranesia)

Rangkaian kegiatan tersebut diawali pada Juni 2025, ketika Ayaka menjadi tamu dalam acara Japan-Indonesia Friendship Cultural Dialogue yang diselenggarakan Yayasan Sakuranesia di Paviliun Indonesia pada Expo 2025 Osaka, Kansai.

Kegiatan tersebut menghadirkan dialog persahabatan lintas budaya yang menyoroti peran seni dan ekspresi kreatif sebagai sarana mempererat hubungan antarbangsa.

Dalam dialog tersebut, Ayaka tampil bersama sejumlah tokoh budaya Indonesia, termasuk perias dan praktisi seni Bubah Alfian, untuk membahas kolaborasi dan pemahaman lintas budaya antara Indonesia dan Jepang.

Kolaborasi budaya kemudian berlanjut pada Agustus 2025, ketika Ayaka diundang ke Indonesia sebagai tamu dari Jepang untuk tampil di panggung Jember Fashion Carnival (JFC) di Jawa Timur.

Kehadiran tersebut difasilitasi oleh Yayasan Sakuranesia sebagai bagian dari program pertukaran budaya.

JFC dikenal sebagai salah satu karnaval busana berskala internasional yang mengangkat kreativitas generasi muda dan kekayaan budaya lokal.

Yayasan Sakuranesia menyatakan bahwa penunjukan Ayaka Yasumoto sebagai duta budaya diharapkan dapat mendukung penguatan hubungan persahabatan Indonesia dan Jepang, khususnya di kalangan generasi muda, serta membuka peluang kolaborasi budaya yang berkelanjutan.

Melalui pendekatan seni, budaya, pendidikan, dan dialog lintas negara, yayasan tersebut menargetkan terciptanya kerja sama jangka panjang di bidang kebudayaan dan pendidikan antara Indonesia dan Jepang.

Baca juga: Delegasi Sakuranesia kunjungi Alliex Vietnam guna perkuat investasi

Baca juga: Sakuranesia usung "Glocal" RI-Jepang di Konferensi Lingkungan Munakata

Baca juga: RI-Jepang berdialog bangun peradaban masa depan di Expo Osaka

Pewarta: Andi Firdaus
Editor: Nurul Hayat
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |