Surabaya (ANTARA) - Rektor Universitas Pembangunan Nasional (UPN) “Veteran” Jawa Timur Prof Akhmad Fauzi mendorong lulusan berintegritas menghadapi dinamika global, seraya menekankan bela negara, nalar kritis, dan tanggung jawab sosial saat Wisuda ke-97 di Surabaya, Sabtu.
“Momentum wisuda ini mempunyai arti yang sangat penting, karena masyarakat, bangsa, dan negara Indonesia mendapatkan kembali putra putri terbaiknya yang telah mengenyam pendidikan dari kampus bela negara ini, untuk selanjutnya ditunggu kiprah dan pengabdiannya bagi kepentingan masyarakat, bangsa dan negaranya,” kata Akhmad Fauzi.
Akhmad Fauzi menegaskan bahwa lulusan UPN “Veteran” Jawa Timur harus tampil sebagai generasi berintegritas yang mampu membaca perubahan zaman, bersikap kritis terhadap arus informasi serta tetap berpihak pada nilai kemanusiaan di tengah tekanan geopolitik, ekonomi, dan sosial global yang kian kompleks.
"Kondisi tersebut menuntut generasi muda, khususnya lulusan perguruan tinggi, untuk memiliki kesadaran zaman, nalar kritis, serta keberpihakan pada nilai kemanusiaan dan keadilan," katanya.
Baca juga: UI pimpin U25 leader forum untuk penguatan pendidikan tinggi nasional
Ia menambahkan bahwa bela negara pada konteks kekinian tidak cukup dimaknai secara simbolik, tetapi harus diwujudkan melalui kejujuran, etos kerja, kemandirian berpikir, dan tanggung jawab profesional dalam setiap peran yang dijalani lulusan di masyarakat.
Akhmad Fauzi juga memaparkan capaian institusi. UPN “Veteran” Jawa Timur masuk pemeringkatan internasional QS Asia University Ranking 2026 pada peringkat 223 Asia Tenggara.
Kampus ini juga berada pada peringkat 301–400 dunia dalam pemeringkatan internasional Times Higher Education (THE) Impact Ranking 2025, khususnya pada capaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) untuk pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi.
Selain itu, UPN “Veteran” Jawa Timur menjadi salah satu dari 23 perguruan tinggi di Indonesia yang dipercaya Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah untuk program Bina Talenta guru Sekolah Menengah Atas (SMA) pada 2025, serta memperoleh pengakuan dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi sebagai Perguruan Tinggi Negeri Badan Layanan Umum (PTN BLU) terbaik 2025.
Baca juga: China, RI bangun jembatan kemanusiaan lewat konektivitas pendidikan
Rektor berharap para lulusan dapat menjaga nama baik almamater dan terus mengembangkan kontribusi positif di berbagai bidang.
Pada kesempatan tersebut, Kepala Biro Perum LKBN ANTARA Jawa Timur Abdul Malik Ibrahim meraih gelar Magister Ilmu Komunikasi (M.IKom) di UPN "Veteran" Jatim predikat dengan pujian atau cumlaude.
Malik berhasil meraih gelar magister setelah menyelesaikan masa studi selama 2,5 tahun.
Baca juga: Mahasiswa UPI hadirkan pengering singkong bertenaga surya untuk UMKM
Pewarta: Willi Irawan
Editor: Sambas
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































