Jakarta (ANTARA) - Xiaomi mengonfirmasi bakal memboyong seri Redmi Note 17 ke pasar Indonesia pada 16 September 2026.
Marketing Director Xiaomi Indonesia Andi Renreng menyebut lewat seri Redmi Note 17 perusahaannya ingin mempertahankan citra bahwa ponsel-ponsel Redmi selain tersedia dengan harga terjangkau juga mendukung performa penggunaan jangka panjang.
"Melalui Redmi Note 17 Series, kami ingin melanjutkan kepercayaan tersebut dengan Redmi Titan Quality, sehingga pengguna punya smartphone serba bisa yang siap menemani mereka melakukan lebih banyak hal," kata Andi dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Kamis (10/9).
Baca juga: Redmi Note 17 Pro debut dengan baterai 8.340 mAh dan kamera 50MP
Generasi terbaru dari lini Redmi Note itu diyakini hadir dalam empat varian, meliputi Redmi Note 17 Pro Max 5G, Redmi Note 17 Pro 5G, Redmi Note 17 5G, dan varian standar Redmi Note 17.
Salah satu sorotan utama pada peluncuran lini terbaru ini adalah kehadiran varian tertinggi, Redmi Note 17 Pro Max, yang untuk pertama kalinya akan dilengkapi dengan kapasitas baterai masif sebesar 10.000 mAh.
Kapasitas itu mencetak sejarah baru sebagai baterai terbesar yang pernah dihadirkan pada perangkat Xiaomi di Indonesia.
Baca juga: Redmi Note 17 Pro Max 5G debut dengan baterai jumbo 10.000 mAh
Kapasitas baterai besar itu turut didukung oleh sistem manajemen daya cerdas dan efisien guna menunjang mobilitas tinggi penggunanya tanpa perlu selalu bergantung pada pengisi daya portabel (power bank).
Selain aspek daya, Xiaomi juga menjanjikan ponsel ini memiliki durabilitas ketahanan banting dengan dikantonginya sertifikasi ketahanan berstandar global dari lembaga pengujian independen TÜV SÜD pada seluruh lini Redmi Note 17.
Spesifikasi lengkap termasuk harga mengenai seri Redmi Note 17 di Indonesia akan terungkap lebih banyak saat peluncuran.
Baca juga: Redmi Note 17 debut global 18 Agustus, hadirkan varian Pro Max
Baca juga: Bocoran spesifikasi lengkap Redmi Note 17 versi global
Pewarta: Livia Kristianti
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
















































