Kemenhaj upayakan biaya penerbangan haji turun agar bisa tekan BPIH

57 minutes ago 2

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Haji dan Umrah terus mengupayakan agar biaya penerbangan haji yang ditawarkan maskapai bisa turun yang nantinya akan berpengaruh pada besaran biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH).

“Kalau ini penerbangan bisa turun, ya otomatis BPIH bisa turun. Sementara ini masih kita kalkulasikan, kita hitung secara cermat. Dan tentunya pihak maskapai juga harus memberikan pengertian terhadap kondisi seperti sekarang,” ujar Dirjen Pelayanan Haji Kemenhaj Ian Heriyawan di Jakarta, Senin.

Komponen biaya penerbangan menjadi titik krusial yang belum tuntas dalam pembahasan biaya haji. Kemenhaj masih menekan penawaran maskapai yang dinilai belum cukup efisien.

Menurut Ian, biaya penerbangan menyumbang sekitar 40 persen dari total BPIH sehingga penurunan harga tiket penerbangan akan langsung berpengaruh terhadap besaran biaya haji.

“Komponen biaya penerbangan ini 40 persen dari BPIH. Sehingga kalau ini penerbangan bisa turun, otomatis BPIH bisa turun,” ujar Ian.

Ia menjelaskan ada tiga komponen yang memengaruhi biaya haji yakni biaya pelayanan dalam negeri, layanan luar negeri, dan biaya penerbangan haji.

Baca juga: Menhaj berharap sudah ada kesepakatan biaya haji pada pekan depan

Untuk biaya pelayanan dalam negeri dan layanan luar negeri, telah diupayakan dan sebagian telah difinalisasi. Sementara itu, pembahasan biaya penerbangan masih terus dikebut karena nilai yang ditawarkan maskapai masih perlu ditekan.

“Sehingga komponen biaya penerbangan ini hingga sekarang masih terus kita kalkulasikan, kita hitung secara cermat. Karena apa? Karena biaya penerbangan itu biayanya yang cukup tinggi dan mudah-mudahan di tengah kesulitan menentukan harga ini ada solusi,” kata dia.

Kemenhaj bahkan membuka opsi menggunakan maskapai lain di luar maskapai yang selama ini melayani penerbangan jamaah haji, apabila dapat menawarkan harga yang lebih kompetitif.

“Masukan untuk mempertimbangkan maskapai lain yang memiliki harga yang lebih kompetitif, itu akan menjadi salah satu bahasan,” ujar Ian.

Negosiasi dengan maskapai juga telah dilakukan berulang kali, baik melalui pertemuan tatap muka maupun secara daring. Namun, hingga kini belum ada angka final yang disepakati.

Ian menegaskan pemerintah tidak ingin mengejar harga murah dengan mengorbankan pelayanan jamaah. Karena itu, setiap opsi maskapai maupun skema pembagian penerbangan akan dihitung secara cermat sebelum diputuskan.

Baca juga: BPKH dorong skema cicilan pelunasan biaya haji cegah jamaah berutang

Baca juga: Anggota DPR minta pemerintah evaluasi komponen usulan biaya haji 2027

Pewarta: Asep Firmansyah
Editor: Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |