Jakarta (ANTARA) - PT PP (Persero) Tbk (PTPP) meraih penghargaan kontraktor hijau terbaik pada ajang Greenship Awards GBCI 2025 dan menjadi satu-satunya BUMN konstruksi penerima penghargaan tersebut.
Penghargaan Best Green Contractor of the Year 2025 itu diberikan oleh Green Building Council Indonesia (GBCI) dalam ajang Greenship Awards GBCI 2025.
“Penghargaan Best Green Contractor of the Year 2025 ini menegaskan komitmen PTPP dalam menghadirkan pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan, berdaya saing global,” ujar Corporate Secretary PTPP Joko Raharjo berdasarkan keterangannya, Jakarta, Selasa.
PTPP yang berada di bawah naungan Danantara Indonesia menyebut capaian tersebut sebagai pengakuan atas konsistensi perusahaan dalam menerapkan konstruksi hijau dan pembangunan berkelanjutan di sektor konstruksi nasional.
Penghargaan itu diserahkan kepada Senior Vice President Divisi Strategic Planning, Engineering and Technology PTPP Yusuf Maharani.
PTPP menyebut Greenship Awards itu berskala internasional karena GBCI terafiliasi dengan World Green Building Council (WGBC).
Perusahaan kemudian mengatakan penerapan konstruksi hijau dilakukan dengan mengintegrasikan prinsip keberlanjutan dari tahap perencanaan hingga pelaksanaan konstruksi.
Upaya tersebut, menurut PTPP, meliputi efisiensi energi dan pengurangan emisi karbon melalui metode kerja yang lebih ramah lingkungan, penggunaan material berkelanjutan, serta optimalisasi teknologi konstruksi modern.
Teknologi yang digunakan antara lain sistem pracetak, panel dinding ramah lingkungan, knock-down, dan prefabrikasi.
Di sejumlah lokasi proyek, PTPP juga memanfaatkan sumber energi terbarukan, antara lain panel surya dan tenaga angin, untuk menekan dampak lingkungan sekaligus meningkatkan efisiensi operasional.
Seluruh inisiatif itu, lanjut PTPP, dijalankan sejalan dengan prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola (environmental, social, and governance/ESG) serta Taksonomi Keuangan Berkelanjutan Indonesia (TKBI).
Di sektor energi baru dan terbarukan, PTPP menyebut telah mengembangkan proyek strategis, antara lain Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) Tolo-1 Jeneponto dan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Selong berkapasitas 7 MWp.
PTPP menyatakan hingga kini perseroan telah menangani puluhan proyek bersertifikasi bangunan hijau, baik nasional maupun internasional, termasuk Greenship (GBCI), Bangunan Gedung Hijau (BGH), EDGE, hingga LEED Platinum.
Ke depan, PTPP menyatakan berkomitmen memperluas penerapan konstruksi hijau pada proyek strategis nasional maupun internasional, memperkuat inovasi teknologi ramah lingkungan, serta mendukung target emisi nol bersih 2060 melalui efisiensi sumber daya.
Baca juga: PTPP memproyeksikan kontrak baru Rp23,5 triliun pada 2026
Baca juga: PTPP sebut target holding BUMN Karya tetap 2026, kesiapan 40-50 persen
Baca juga: PTPP bawa nuansa budaya dalam revitalisasi Terminal 1C Bandara Soetta
Pewarta: Aria Ananda
Editor: Biqwanto Situmorang
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































