Prosedur sterilisasi kucing dari persiapan hingga pemulihan

1 month ago 11

Jakarta (ANTARA) - Banyak pemilik kucing mempertimbangkan sterilisasi sebagai solusi untuk mengendalikan perilaku birahi sekaligus menjaga kesehatan hewan peliharaannya. Namun, tidak sedikit yang masih bertanya-tanya bagaimana sebenarnya prosedur untuk mensteril kucing dilakukan.

Mulai dari persiapan sebelum tindakan, proses operasi, hingga perawatan setelahnya, setiap tahapan memiliki peran penting bagi keselamatan dan kenyamanan kucing.

Dengan memahami prosedur sterilisasi secara menyeluruh, pemilik dapat mengambil keputusan yang lebih tenang dan tepat demi kesejahteraan kucing dalam jangka panjang.

Berikut ini prosedur hingga perawatan setelah sterilisasi kucing, berdasarkan informasi yang telah dihimpun dari berbagai sumber.

Prosedur sterilisasi pada kucing

Sterilisasi atau pengebirian merupakan tindakan pembedahan yang bertujuan menghentikan kemampuan reproduksi kucing. Pada kucing betina, terdapat dua metode yang umum dilakukan, yaitu ovariohisterektomi, yakni pengangkatan rahim dan ovarium, serta ovariektomi yang hanya mengangkat ovarium. Kedua prosedur ini dilakukan dengan anestesi umum agar kucing tetap nyaman dan tidak merasakan nyeri.

Sebelum operasi, dokter hewan akan melakukan pemeriksaan kondisi kesehatan kucing secara menyeluruh. Dalam beberapa kasus, pemeriksaan tambahan seperti tes darah dilakukan untuk memastikan kucing dalam kondisi aman untuk menjalani anestesi.

Lama waktu operasi dapat berbeda-beda, mulai dari sekitar 15 menit hingga satu jam, tergantung ukuran tubuh kucing dan teknik yang digunakan. Secara keseluruhan, proses sterilisasi, termasuk persiapan dan pemulihan awal, biasanya memakan waktu sekitar dua hingga tiga jam. Pada beberapa klinik, prosedur juga dapat dilakukan dengan metode laparoskopi yang menggunakan sayatan lebih kecil dan memungkinkan pemulihan lebih cepat.

Dalam kondisi tertentu, dokter hewan mungkin menyarankan kucing untuk menjalani rawat inap semalam guna pemantauan dan pengelolaan rasa nyeri. Setelah operasi, kucing mungkin tampak sedikit sempoyongan atau tidak stabil, sehingga pemberian obat pereda nyeri dilakukan untuk membantu kenyamanan selama masa pemulihan.

Persiapan sebelum sterilisasi atau pengebirian

Jika setelah sterilisasi kucing akan mendapatkan jenis makanan yang berbeda, sebaiknya mulai perkenalkan sejak sebelum tindakan dilakukan. Campurkan sedikit makanan baru dengan makanan lama, lalu tingkatkan porsinya secara bertahap.

Cara ini membantu kucing beradaptasi lebih baik, mengingat sebagian kucing cukup sensitif terhadap perubahan pola makan. Transisi yang perlahan dapat mengurangi risiko stres maupun gangguan pencernaan.

Pada hari pelaksanaan sterilisasi

Karena prosedur sterilisasi dilakukan dengan anestesi umum, kucing perlu dipuasakan beberapa jam sebelum operasi. Waktu pasti untuk menghentikan pemberian makan biasanya akan ditentukan oleh dokter hewan. Oleh sebab itu, penting bagi pemilik untuk mengikuti arahan yang diberikan agar proses anestesi berjalan aman.

Perawatan untuk pemulihan setelah sterilisasi

Setelah operasi, dokter hewan akan menjelaskan apakah kucing memerlukan alat bantu khusus, seperti kerah pelindung atau corong, untuk mencegah kucing menjilati area luka yang dapat menyebabkan iritasi atau infeksi.

Dokter juga akan memberi tahu kapan kucing boleh kembali makan dan minum. Pastikan air bersih selalu tersedia dan mudah dijangkau dari tempat istirahatnya. Sebagian besar kucing dapat pulih dengan cukup cepat setelah prosedur ini. Efek anestesi biasanya membuat kucing terlihat mengantuk selama beberapa jam.

Namun, pada keesokan harinya, kucing umumnya sudah kembali lebih aktif. Jika setelah operasi kucing tampak terlalu lemas, tidak responsif, atau sangat pendiam, sebaiknya segera hubungi dokter hewan untuk mendapatkan saran lebih lanjut.

Baca juga: KPKP Jaksel syaratkan minimal 20 ekor kucing untuk permohonan TNR

Baca juga: Sudin KPKP Jakbar sterilisasi 200 kucing jantan lokal di Kebon Jeruk

Baca juga: 125 kucing di Kepulauan Seribu divaksin untuk cegah rabies

Pewarta: Sean Anggiatheda Sitorus
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |