Produksi minyak Pertamina EP tembus 27.643 barel per hari pada 2025

3 weeks ago 8

Jakarta (ANTARA) - PT Pertamina EP (PEP) dan PT Pertamina Hulu Energi (PHE) Zona 4 mencatat capaian produksi minyak mencapai 27.643 barel per hari (BOPD) sepanjang tahun 2025, meningkat 6,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

"Pencapaian ini menunjukkan kinerja operasi Zona 4 yang semakin solid dari tahun ke tahun, didukung inovasi teknologi dan kolaborasi seluruh fungsi sehingga mampu memberikan kontribusi nyata bagi ketahanan energi nasional," ucap General Manager Pertamina EP Zona 4 Djudjuwanto dalam keterangan resminya yang diterima ANTARA di Jakarta, Selasa.

Lonjakan produksi ini didorong oleh masifnya penambahan data 3D Seismic yang diimplementasikan dengan strategi pengembangan lapangan yang agresif dan terintegrasi melalui program New Area Development (NAD), pengeboran Step Out, Interfield, dan Infill, serta diperkuat kolaborasi tim subsurface dalam pengeboran sumur baru dan kegiatan Workover & Well Intervention (WO&WI).

Seiring peningkatan produksi minyak, kinerja produksi gas PEP Zona 4 juga menunjukkan hasil positif dengan capaian 530,9 juta kaki kubik standar per hari (MMSCFD).

Capaian produksi migas tersebut berasal dari operasi PEP dan PHE Zona 4 di tujuh lapangan yang tersebar di dua kota dan sembilan kabupaten.

Seluruh hasil produksi minyak dan gas disalurkan untuk memenuhi kebutuhan kilang domestik milik Pertamina sebagai bagian dari dukungan terhadap ketahanan energi nasional.

Selain itu, PEP Zona 4 secara konsisten mendorong inovasi dan penerapan teknologi untuk meningkatkan keandalan dan efisiensi operasi. Salah satu teknologi yang diterapkan adalah batch drilling onshore.

Batch drilling merupakan teknik pengeboran beberapa sumur dari satu lokasi yang sama, di mana setiap fase operasional dilakukan secara berurutan.

Teknologi Drilling Rig dengan sistem skidding atau walking memungkinkan pemindahan menara dan peralatan dari satu sumur ke sumur lainnya tanpa perlu membongkar (rig down) peralatan.

Penerapan teknologi ini terbukti mampu mempercepat waktu pengeboran sekaligus meningkatkan efisiensi biaya operasi.

Kinerja positif PEP dan PHE Zona 4 dalam produksi migas tahun 2025 diiringi keberhasilan mempertahankan kinerja keselamatan kerja tanpa kecelakaan (zero accident).

PEP dan PHE Zona 4 memastikan setiap peningkatan produksi dijalankan dengan mengedepankan prinsip kesehatan, keselamatan, keamanan, dan lingkungan (HSSE), sejalan dengan komitmen Pertamina untuk menjaga keselamatan pekerja dan keberlanjutan lingkungan.

“Keselamatan adalah budaya di Pertamina. Safety first. Capaian tahun ini membuktikan bahwa peningkatan produksi migas dapat berjalan seiring dengan komitmen kuat terhadap keselamatan,” kata Djudjuwanto.

PHR Regional Sumatra Zona 4, Subholding Upstream Pertamina, mengoperasikan tujuh wilayah kerja Pertamina EP (PEP) dan Pertamina Hulu Energi (PHE), yaitu PEP Prabumulih Field, PEP Limau Field, PEP Adera Field, PEP Pendopo Field, PEP Ramba Field, PHE Ogan Komering, dan PHE Raja Tempirai.

Wilayah-wilayah kerja itu tersebar di dua kota, Prabumulih dan Palembang, serta sembilan kabupaten, yaitu Muara Enim, PALI, Lahat, Musi Rawas, Musi Rawas Utara, Musi Banyuasin, Banyuasin, Ogan Ilir, dan Ogan Komering Ulu.

PHR Regional Sumatra Zona 4 di bawah koordinasi serta pengawasan dari SKK Migas Perwakilan Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel).

Baca juga: Pakar apresiasi kontribusi Pertamina capai target lifting minyak 2025

Baca juga: Pertamina: RDMP Balikpapan terhubung dengan Pipa Gas Senipah

Baca juga: Prabowo ingin Pertamina bersih, ingatkan Simon "jangan cari kaya"

Pewarta: Putu Indah Savitri
Editor: Biqwanto Situmorang
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |