Produksi bubuk kopi tradisional Aceh hasilkan cita rasa khas

1 hour ago 2
  • Kamis, 26 Maret 2026 15:19 WIB

Pekerja menuangkan biji kopi robusta dari tempat pemangangan saat proses pengolahan menjadi bubuk kopi di UKM Taufik Kopi, Banda Aceh, Aceh, Kamis (26/3/2026). Pelaku usaha tersebut mengolah kopi robusta secara tradisional yang dianggap memiliki cita rasa khas yang berbeda dibandingkan pengolahan secara modern, sekaligus memenuhi permintaan pasar lokal hingga ke sejumlah daerah seperti Sumatera Utara, Batam, Jakarta, dan Kalimantan Timur dengan harga jual Rp140 ribu per kilogram. ANTARA FOTO/Akramul Muslim/YU

Perkerja memperlihatkan biji kopi robusta di UKM Taufik Kopi, Banda Aceh, Aceh, Kamis (26/3/2026). Pelaku usaha tersebut mengolah kopi robusta secara tradisional yang dianggap memiliki cita rasa khas yang berbeda dibandingkan pengolahan secara modern, sekaligus memenuhi permintaan pasar lokal hingga ke sejumlah daerah seperti Sumatera Utara, Batam, Jakarta, dan Kalimantan Timur dengan harga jual Rp140 ribu per kilogram. ANTARA FOTO/Akramul Muslim/YU

Pekerja mendinginkan biji kopi setelah proses penyangraian di UKM Taufik Kopi, Banda Aceh, Aceh, Kamis (26/3/2026). Pelaku usaha tersebut mengolah kopi robusta secara tradisional yang dianggap memiliki cita rasa khas yang berbeda dibandingkan pengolahan secara modern, sekaligus memenuhi permintaan pasar lokal hingga ke sejumlah daerah seperti Sumatera Utara, Batam, Jakarta, dan Kalimantan Timur dengan harga jual Rp140 ribu per kilogram. ANTARA FOTO/Akramul Muslim/YU

Pekerja membungkus kopi robusta siap jual di UKM Taufik Kopi, Banda Aceh, Aceh, Kamis (26/3/2026). Pelaku usaha tersebut mengolah kopi robusta secara tradisional yang dianggap memiliki cita rasa khas yang berbeda dibandingkan pengolahan secara modern, sekaligus memenuhi permintaan pasar lokal hingga ke sejumlah daerah seperti Sumatera Utara, Batam, Jakarta, dan Kalimantan Timur dengan harga jual Rp140 ribu per kilogram. ANTARA FOTO/Akramul Muslim/YU

Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |