Jakarta (ANTARA) - Pebasket Pelita Jaya Jakarta Andakara Prastawa memilih untuk fokus guna mengawali Indonesian Basketball League (IBL) 2026 melalui performa terbaik, yang salah satunya dengan memenangi laga perdana melawan Dewa United Banten, pada 10 Januari.
Menurut dia, pertandingan pembuka musim di Dewa United Arena, Tangerang, pukul 19.00 WIB, itu merupakan momentum untuk mengukur sejauh mana kekuatan skuad saat ini dalam menghadapi tim juara IBL 2025 tersebut.
"Untuk menatap IBL 2026, kami harus memulainya dengan bagus, termasuk laga perdana melawan Dewa nanti," kata kapten Pelita Jaya Jakarta itu di Jakarta, Selasa.
Dia menjelaskan, Pelita Jaya bertekad menjadikan musim baru sebagai momentum kebangkitan, dengan komposisi tim yang telah mengalami sejumlah perubahan.
Tim yang bermarkas di GOR Mahasiswa Soemantri Brodjonegoro (GMSB), Kuningan, Jakarta, itu memasuki musim ini dengan wajah berbeda, setelah melakukan pergantian pelatih kepala serta mendatangkan pemain asing anyar.
Selain itu, kekuatan tim juga diperkuat dengan kembalinya sejumlah pemain yang diharapkan mampu memberi dampak positif sejak awal musim.
Sebab, kesiapan tim tidak hanya bertumpu kepada pemain asing, tetapi juga kontribusi pemain lokal berkualitas.
"Kami juga memiliki pemain lokal berkualitas seperti Dede (Hendrick Xavi Yonga) yang baru pulang dari Amerika Serikat (AS), jadi itu bakal jadi hal yang baru lagi sehingga target terdekatnya adalah memulai musim dengan bagus," ujar point guard senior yang menjadi andalan tim nasional (timnas) bola basket Indonesia itu.
Baca juga: Mental juara jadi modal Dewa United hadapi PJ di laga perdana IBL 2026
Baca juga: Jordan Adams: Dewa United fokus perkuat defense untuk hadapi IBL 2026
Guard Pelita Jaya Jakarta lainnya, Muhamad Arighi, menambahkan musim 2026 menjadi lembaran baru bagi timnya setelah hasil musim sebelumnya.
Dia menilai fokus utama saat ini adalah memastikan seluruh pemain berada dalam kondisi terbaik untuk tampil konsisten sepanjang musim.
"Untuk menghadapi Dewa United, kami tentu akan menatap ke depan dan melupakan kekalahan di final sebelumnya," kata Arighi.
Sejak musim 2022, Pelita Jaya Jakarta selalu berhasil menembus babak final Indonesian Basketball League (IBL). Namun, mereka hanya mampu sekalimenjadi juara yaitu pada edisi 2024.
Musim lalu atau 2025, mereka dikalahkan oleh Dewa United Banten dengan skor 1-2 (menang-kalah) dalam format pertandingan best-of-three.
Kedua tim kembali bersua dalam pertandingan perdana IBL 2026. Kedua finalis IBL 2025 itu masing-masing akan bertanding di bawah pelatih kepala yang baru.
Anak Dewa dikomandoi oleh Augustin Bosch, sedangkan tim tamu dilatih David Singleton. Laga tersebut dinanti oleh fan klub masing-masing, serta pencinta bola basket Tanah Air karena menyajikan rivalitas dan gengsi yang kuat.
Baca juga: Dirut IBL: Format "home-away" berkembang positif sambut tahun ketiga
Baca juga: Junas ungkap alasan semifinal dan final IBL 2026 gunakan format baru
Baca juga: Perbasi dan IBL gandeng BNN untuk jaga integritas kompetisi
Pewarta: Donny Aditra
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































