Prabowo panggil sejumlah menteri bahas tingginya minat investasi ke RI

4 hours ago 2

Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah menteri di Jakarta, Minggu, untuk membahas hasil kunjungan kerja ke sejumlah negara yang menghasilkan adanya kepercayaan tinggi dan besarnya minat investasi masuk ke Indonesia.

Menurut unggahan resmi Sekretariat Kabinet, seperti dikutip di Jakarta, Minggu, Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menjelaskan dia hadir dalam pertemuan di kediaman Kertanegara itu bersama dengan Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara Rosan Roeslani; Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia; Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Kepala Badan Pengaturan BUMN Dony Oskaria; serta Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.

Baca juga: Bakom: Presiden Prabowo siapkan strategi menuju ketahanan energi

"Dalam pertemuan tersebut, Presiden menerima laporan dari menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus kepala BPI Danantara terkait hasil kunjungan kerjanya ke Amerika Serikat dan sejumlah negara di Eropa dan Asia. Laporan tersebut menunjukkan fakta dan data valid meningkatnya kepercayaan dunia internasional terhadap Indonesia, yang tercermin dari tingginya minat dan masuknya investasi ke berbagai sektor strategis nasional," kata Teddy Indra Wijaya.

Dia menjelaskan dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo Subianto memerintahkan Rosan Roeslani untuk menyampaikan data positif tersebut secara terbuka kepada publik di Istana Merdeka pada Senin (15/6).

Langkah itu merupakan bagian dari komitmen Pemerintah untuk menghadirkan informasi yang utuh dan berbasis fakta kepada masyarakat, ujar Teddy.

Baca juga: Prabowo telepon PM Belanda bahas kemitraan ekonomi hingga Selat Hormuz

Pewarta: Prisca Triferna Violleta
Editor: Fransiska Ninditya
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |