Minuman pagi selain kopi yang bantu atasi sembelit

3 hours ago 3

Jakarta (ANTARA) - Ahli gizi merekomendasikan kaldu tulang hangat atau bone broth sebagai alternatif minuman pagi selain kopi yang dapat membantu melancarkan buang air besar dan mendukung kesehatan pencernaan.

Menurut laporan Eating Well pada Minggu, kaldu tulang hangat dapat membantu menjaga keteraturan buang air besar melalui berbagai mekanisme, mulai dari menjaga hidrasi tubuh hingga menyediakan sejumlah mineral yang mendukung fungsi saluran cerna.

Ahli gizi Katie Rodriguez mengatakan hidrasi merupakan salah satu faktor yang kerap diabaikan dalam menjaga kelancaran sistem pencernaan.

"Dehidrasi ringan sekalipun dapat menyebabkan sembelit dan memperlambat proses pencernaan," katanya.

Ia menjelaskan sebagian besar orang bangun tidur dalam kondisi sedikit kekurangan cairan setelah semalaman tidak mengonsumsi minuman. Kondisi tersebut dapat membuat feses menjadi lebih keras dan sulit dikeluarkan.

Baca juga: Mengonsumsi kafein secara berlebih pengaruhi kesehatan kandung kemih

Selain membantu memenuhi kebutuhan cairan, kaldu tulang hangat dinilai lebih ramah bagi sistem pencernaan dibandingkan minuman dingin pada pagi hari. Beberapa penelitian menunjukkan suhu minuman yang lebih hangat dapat membantu merangsang aktivitas saluran cerna.

Kaldu tulang juga mengandung berbagai elektrolit dan mineral seperti natrium, kalium, dan magnesium. Mineral-mineral tersebut berperan dalam mendukung kontraksi otot polos dan gerakan peristaltik usus yang membantu mendorong makanan dan limbah melalui saluran pencernaan.

Ahli gizi Abigail Hueber mengatakan berkurangnya kadar mineral tertentu dapat memperlambat motilitas usus atau kemampuan usus dalam menggerakkan isinya.

Selain itu, kaldu tulang mengandung gelatin dan sejumlah asam amino seperti glisin, glutamin, dan prolin yang diketahui berperan dalam menjaga kesehatan lapisan usus. Gelatin juga memiliki kemampuan mengikat air yang secara teoritis dapat membantu membentuk feses yang lebih lunak dan mudah dikeluarkan.

Meski demikian, para ahli mengingatkan bahwa penelitian mengenai hubungan langsung antara konsumsi kaldu tulang dan perbaikan sembelit pada manusia masih terbatas.

Baca juga: Kafein bisa mendatangkan manfaat bagi daya ingat menurut studi

Bagi masyarakat yang tidak menyukai kaldu tulang, terdapat beberapa alternatif minuman lain yang dapat dikonsumsi pada pagi hari. Air hangat dengan perasan lemon misalnya, dapat membantu merangsang refleks gastrocolic, yakni kontraksi alami saluran cerna yang membantu mendorong pergerakan usus setelah makan atau minum.

Minuman herbal berbahan akar chicory dan akar dandelion juga dinilai berpotensi mendukung kesehatan pencernaan. Akar chicory mengandung serat prebiotik yang dapat membantu menjaga keseimbangan bakteri baik di usus.

Selain memilih minuman yang tepat, para ahli menyarankan masyarakat untuk rutin bergerak pada pagi hari, mengonsumsi sarapan kaya serat, tidak menahan keinginan buang air besar, serta menjaga pola tidur dan tingkat stres guna mendukung kesehatan pencernaan.

Menurut para ahli, minuman pagi dapat membantu melancarkan buang air besar, tetapi tetap perlu didukung pola makan tinggi serat, asupan cairan yang cukup, aktivitas fisik teratur, dan gaya hidup sehat secara keseluruhan.

Baca juga: Minuman berkafein bukan solusi bagi tubuh yang lelah

Baca juga: Tips menikmati kopi sesuai kondisi tubuh dan selera

Penerjemah: Farika Nur Khotimah
Editor: Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |