PPKPL Jaktim beri pelatihan kerja gratis las bawah air

1 week ago 7

Jakarta (ANTARA) - Pusat Pelatihan Kerja Khusus Pengembangan Las (PPKPL) Condet, Kramat Jati, Jakarta Timur (Jaktim), memberikan pelatihan kerja gratis las bawah air kepada belasan peserta.

"Sebanyak 16 peserta terpilih mengikuti pelatihan kerja gratis las bawah air di Pusat Pelatihan Kerja Khusus Pengembangan Las (PPKPL) Condet, Kramat Jati, Jakarta Timur," kata Kepala PPKPL Condet Benny Nusantara di Jakarta, Jumat.

Dia menyebutkan setelah menyelesaikan pelatihan, peserta akan mendapatkan dua sertifikat, yakni sertifikat dari PPKPL dan sertifikat dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Proses seleksi peserta telah dimulai sejak pendaftaran dibuka secara daring pada Maret 2026 dengan jumlah mencapai 1.566 pendaftar. Pelatihan dimulai sejak 1 September hingga 12 Oktober 2026.

"Untuk memperoleh sertifikat BNSP, peserta harus mengikuti uji kompetensi yang dijadwalkan pada 13-14 Oktober mendatang," ujar Benny.

Menurut dia, sebelum memasuki materi pengelasan bawah air, para peserta terlebih dahulu mendapatkan pembekalan penyelaman.

Baca juga: DKI perluas pelatihan gratis untuk tingkatkan produktivitas pekerja

Mereka mengikuti simulasi menyelam di kolam renang Rindam Jaya, termasuk mempelajari teknik tali-temali dan berbagai keterampilan dasar lainnya.

"Peserta mendapatkan materi teori dan praktik penyelaman dengan menggunakan peralatan lengkap. Sementara itu, praktik pengelasan di dalam air dijadwalkan mulai berlangsung pada pekan depan," terang Benny.

Dia pun berpesan kepada seluruh peserta agar mengikuti pelatihan tersebut dengan serius dan tidak mudah bosan. Terlebih, keterampilan las bawah air memiliki nilai ekonomi yang tinggi apabila ditempuh melalui lembaga pelatihan di luar.

"Ilmu yang didapat ini sangat mahal jika ditempuh dari tempat pelatihan di luar. Namun, di sini gratis," ucap Benny.

Sementara itu, salah satu peserta Darel Hamdani Wardana (23) mengaku tertarik mengikuti pelatihan tersebut karena ingin memperdalam keterampilan pengelasan.

"Saya pernah kuliah dengan jurusan Ilmu Kelautan di Universitas Brawijaya. Sekarang, ingin mendalami ilmu bidang kelautan ke arah yang komersial. Makanya, belajar underwater welding," ungkap Darel.

Dia juga menyatakan siap mengikuti praktik pengelasan dalam air agar memiliki keterampilan yang dapat menunjang rencana kariernya dalam sektor kelautan dan industri lepas pantai.

Baca juga: Pramono sebut program pelatihan kerja tekan angka pengangguran di DKI

Baca juga: PPKPI Pasar Rebo buka pelatihan "barbershop" untuk buka peluang usaha

Pewarta: Siti Nurhaliza
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |