Potret siswa Palestina kembali ke sekolah di tengah masa sulit

1 week ago 21

Nablus/Hebron, Palestina (ANTARA) - Tahun ajaran baru dimulai secara pada Minggu (6/9) di seluruh Tepi Barat, di mana sekolah-sekolah Palestina berusaha melanjutkan kegiatan belajar mengajar di tengah situasi sulit yang terjadi.

Sedikitnya 864.000 siswa masuk ke lebih dari 2.500 sekolah di seluruh Tepi Barat tahun ini, yang diperkuat sekira 54.000 guru, demikian otoritas pendidikan setempat.

Harapan bagi Palestina terus disemai sebagaimana Menteri Pendidikan Palestina Amjad Barham menyampaikan tahun ajaran baru ini menandai dibukanya 15 sekolah baru.

Ia menegaskan jajarannya terus menyusun rencana untuk memastikan kelanjutan proses pendidikan meskipun menghadapi beragam tantangan seperti tembok penghalang, pos pemeriksaan, penutupan akses, bahkan penghancuran sekolah di berbagai desa dan kota yang terdampak aktivitas pemukim Israel.

Pada April lalu Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) mengeluarkan laporan bahwa per Desember 2025 jumlah pembatasan pergerakan yang diberlakukan terhadap warga Palestina di Tepi Barat, termasuk Yerusalem Timur, mencapai 925 kasus.

Angka itu 43 persen lebih tinggi dibandingkan rata-rata 647 kasus pembatasan pergerakan per tahun dalam kurun waktu 20 tahun sebelumnya.

Berikut adalah cuplikan potret siswa Palestina memulai tahun ajaran baru di tengah situasi sulit.

Para siswa Palestina berjalan melintasi pos penghalang militer Israel ketika mereka menuju sekolah untuk memulai tahun ajaran baru di gerbang masuk utama Desa Qusra, Nablus selatan, Tepi Barat, Palestina, Minggu (6/9/2026). ANTARA/XINHUA/Nidal Eshtayeh
Seorang siswa Palestina berjalan melintasi pos penghalang militer Israel ketika mereka menuju sekolah untuk memulai tahun ajaran baru di gerbang masuk utama Desa Qusra, Nablus selatan, Tepi Barat, Palestina, Minggu (6/9/2026). ANTARA/XINHUA/Nidal Eshtayeh

Penerjemah: Xinhua
Editor: Gilang Galiartha
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |