Polri akan periksa istri Frans Antoni terkait jaringan Fredy Pratama

1 day ago 2
Istrinya selama ini mendampingi pelariannya dia (Frans, red.)

Jakarta (ANTARA) - Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri akan memeriksa istri Frans Antoni yang berinisial PN untuk mendalami jaringan gembong narkoba internasional Fredy Pratama.

Frans Antoni adalah pengendali keuangan jaringan Fredy Pratama yang ditangkap pada Kamis (18/6) setelah buron sejak tahun 2023.

“Pasti kami periksa, ya, masih berkembang. Nanti seminggu atau dua minggu ada perkembangan baru, kami akan rilis tentang kelanjutan perkara ini,” kata Direktur Tindak Pidana Narkoba (Dirtipidnarkoba) Bareskrim Polri Brigjen Pol. Eko Hadi Santoso di Jakarta, Jumat.

Baca juga: Polri ungkap peran Frans Antoni kelola keuangan jaringan Fredy Pratama

Ia juga mengungkapkan bahwa PN selama ini menemani Frans dalam pelarian di Thailand hingga akhirnya keduanya ditangkap bersama di Malaysia.

“Istrinya selama ini mendampingi pelariannya dia (Frans, red.),” ujarnya.

Sementara itu, terkait Frans, Eko menjelaskan bahwa tersangka itu hidup berpindah-pindah tempat di Thailand selama melarikan diri. Tersangka itu sempat tinggal di Phattanakan, Bangkok, hingga pada akhirnya menetap di daerah Narasiri, Bangkok selama hampir dua tahun.

“Phatthanakan ini merupakan daerah cukup elit di Kota Bangkok, Thailand,” ujarnya.

Dalam pelariannya di Thailand, Frans dibantu oleh orang-orang suruhan dari jaringan Fredy Pratama yang merupakan warga negara Thailand.

Baca juga: Polri: Pengendali keuangan jaringan Fredy Pratama buron sejak 2023

Adapun penangkapan Frans berlangsung pada Kamis (18/6) di KBRI Kuala Lumpur, Malaysia, pada pukul 07.30 waktu setempat.

Pada saat memasuki wilayah Malaysia secara ilegal, Frans juga dibantu oleh orang-orang suruhan Fredy Pratama sebelum akhirnya berhasil diamankan oleh tim delegasi Polri yang terdiri atas Dittipidnarkoba Bareskrim Polri dan Divisi Hubungan Internasional (Divhubinter) Polri.

Diketahui, Fredy Pratama adalah warga negara Indonesia yang menjadi gembong narkotika jaringan internasional.

Berdasarkan data perlintasan imigrasi, Fredy telah meninggalkan Indonesia sejak 2014 dan terus mengendalikan jaringannya dari Malaysia, Thailand, dan negara sekitarnya.

Baca juga: Polri tangkap pengendali keuangan jaringan narkoba Fredy Pratama

Pewarta: Nadia Putri Rahmani
Editor: Fitri Supratiwi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |