Polres Lombok Tengah ingatkan warga waspada terhadap penipuan

1 month ago 22
"Dari ratusan kasus itu didominasi kasus penipuan dan penganiayaan. Baru tindak pidana kasus kejahatan lainnya,"

Lombok Tengah (ANTARA) - Polres Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) mengingatkan warga untuk tetap waspada terhadap penipuan untuk mengantisipasi berbagai modus kejahatan siber yang beragam dan di era kemajuan teknologi.

Kapolres Lombok Tengah AKBP Eko Yusmiarto di Lombok Tengah, Jumat mengatakan sepanjang 2025 terdapat potensi gangguan kamtibmas yang bersumber dari berbagai kondisi sosial dan secara statistik, total kejahatan mengalami peningkatan sebesar 17 persen, dari 547 kasus pada 2024 menjadi 640 kasus pada tahun 2025.

"Dari ratusan kasus itu didominasi kasus penipuan dan penganiayaan. Baru tindak pidana kasus kejahatan lainnya," katanya.

Oleh karena itu, diharapkan kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap berbagai macam modus penipuan baik itu melalui media sosial maupun investasi lainnya.

"Di 2026 ini kami imbau warga tetap waspada, karena kasus penipuan cukup banyak terjadi di 2025," katanya.

Ia mengatakan meskipun kasus kejahatan di Lombok Tengah meningkatkan pada 2025, namun upaya penegakan hukum menunjukkan hasil positif dengan meningkatnya penyelesaian perkara atau criminal clearance sebesar 68 persen, dari 286 kasus pada 2024 menjadi 482 kasus pada 2025.

‎“Data ini menunjukkan bahwa meskipun jumlah kejahatan meningkat, namun kinerja penegakan hukum kami semakin efektif,” katanya.

Selain kasus kejahatan penipuan yang harus diwaspadai, pihaknya juga mengajak masyarakat untuk melawan peredaran narkoba yang dapat merusak generasi penerus bangsa.

"Berdasarkan data untuk kasus narkotika mengalami peningkatan sebesar 48 persen dibandingkan tahun sebelumnya," katanya.

Polres Lombok Tengah menangani 82 kasus narkotika, dengan 66 kasus berhasil diselesaikan. Sebanyak 117 tersangka diamankan, terdiri dari 113 laki-laki dan 4 perempuan, dengan barang bukti narkotika jenis sabu seberat 8,2 kilogram.

‎“Kami terus melaksanakan operasi terpadu untuk menekan peredaran narkotika di wilayah Lombok Tengah,” katanya.

Baca juga: Event lari di Sirkuit Mandalika perkuat gaya hidup sehat

Baca juga: Bendungan di Lombok Tengah jadi proyek percobaan hub pesawat air

Baca juga: DPR RI perkuat literasi digital di Lombok Tengah

Pewarta: Akhyar Rosidi
Editor: Agus Setiawan
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |