BMKG prediksi Godzilla El Nino picu kemarau lebih panjang di Jambi

1 hour ago 4

Kota Jambi (ANTARA) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Sultan Thaha memprediksi fenomena Godzilla El Nino berpotensi memicu musim kemarau lebih panjang di Provinsi Jambi pada 2026.

"Kondisi cuaca di Provinsi Jambi saat ini masih berada pada masa peralihan dari musim hujan ke musim kemarau dengan pola yang fluktuatif," kata Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Sultan Thaha Jambi Jaya Martua Sinaga, di Jambi, Jumat.

Hal itu ditandai cuaca cerah berawan pada pagi hingga siang hari serta potensi hujan sporadis pada sore hingga malam atau dini hari.

Menurut dia, meskipun dalam beberapa hari terakhir hujan terjadi berturut-turut, ke depan diperkirakan kembali cerah berawan.

Berdasarkan hasil pemantauan terbaru BMKG wilayah setempat, nilai El Nino pada periode Mei hingga Juni menunjukkan angka minus 0,5.

Hal itu mengindikasikan terjadi penurunan curah hujan akibat perubahan suhu permukaan laut di Samudra Pasifik, sehingga mempengaruhi pola angin di wilayah Indonesia.

Baca juga: Pemerintah perkuat cadangan pangan hadapi potensi "Godzilla El Nino"

"Kondisi ini menyebabkan berkurangnya suplai uap air ke wilayah Jambi, sehingga mendukung terjadinya musim kemarau yang datang lebih awal dan lebih panjang dibandingkan kondisi normal," katanya.

Menurut dia, awal musim kemarau yang umum terjadi pada Juni, tahun ini diperkirakan akan maju ke dasarian ketiga Mei.

Sedangkan puncak musim kemarau diprediksi berlangsung pada Juni hingga Juli dan berpotensi berlanjut hingga Agustus, bahkan September 2026.

Jaya mengatakan, fenomena El Nino juga berdampak pada sifat hujan yang berada di bawah normal.

Sebab, curah hujan saat kemarau yang umum berkisar 100 milimeter per bulan, diperkirakan tidak akan tercapai dalam kurun waktu satu hingga tiga bulan.

Kondisi tersebut meningkatkan potensi kekeringan, terutama di kawasan hutan dan lahan gambut yang menjadi lebih rentan terhadap kebakaran hutan dan lahan.

Baca juga: BPBD Jatim: 815 desa berpotensi kekeringan dampak Godzilla El Nino

"Kami mengimbau masyarakat serta pemerintah daerah agar meningkatkan kewaspadaan dan melakukan langkah antisipasi sejak dini, guna meminimalisir dampak kemarau panjang di wilayah Jambi," kata dia.

Pewarta: Agus Suprayitno
Editor: Bambang Sutopo Hadi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |