Polda Papua Barat kawal distribusi bantuan pangan cegah penjualan

1 hour ago 3
Personel kami nanti bersama-sama dengan teman-teman dari TNI akan mengawasi proses distribusi beras bantuan pangan sampai ke tangan penerima

Manokwari (ANTARA) - Kepolisian Daerah (Polda) Papua Barat memastikan pengawalan terhadap proses distribusi bantuan pangan sebanyak 1.593 ton beras akan dilakukan secara maksimal guna mencegah praktik penyimpangan atau penjualan yang merugikan penerima manfaat.

Direktur Pembinaan Masyarakat (Dirbinmas) Polda Papua Barat Komisaris Besar Polisi Hari S Sembiring di Manokwari, Jumat, mengatakan penyaluran beras dipantau personel Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas).

“Personel kami nanti bersama-sama dengan teman-teman dari TNI akan mengawasi proses distribusi beras bantuan pangan sampai ke tangan penerima,” ujarnya.

Dia juga mengimbau agar seluruh elemen masyarakat di Papua Barat untuk berperan aktif memantau penyaluran bantuan pangan, dan segera memberikan laporan kepada aparat keamanan apabila menemukan tindakan penyimpangan.

Kepolisian senantiasa berkoordinasi dengan Perum Bulog maupun pemerintah daerah dan pemerintah distrik atau kecamatan guna memaksimalkan pengawasan, karena beras bantuan pangan tidak diperkenankan untuk diperjualbelikan.

“Sudah ada mekanismenya. Kalau temukan ada yang jual beras bantuan pangan, foto atau videokan lalu laporkan ke aparat keamanan supaya ditindak tegas,” ujar Sembiring.

Selain itu, kata dia, personel Bhabinkamtibmas bersama Bulog dan Bintara Pembina Desa (Babinsa) terus memaksimalkan sosialisasi sebelum penyaluran karena berkaitan dengan adanya perubahan data penerima bantuan pangan dari periode sebelumnya.

Hal ini perlu dilakukan sebagai upaya untuk mengantisipasi reaksi masyarakat sehingga proses penyaluran beras bantuan pangan periode Juli, Agustus dan September yang dilakukan sekaligus dapat berjalan dengan lancar sesuai ekspektasi bersama.

“Data penerima bantuan itu berasal dari Badan Pangan Nasional, bukan Bulog. Daerah hanya menyalurkan, jadi kami berharap agar masyarakat tidak menghambat penyaluran,” ucap Sembiring.

Kepala Perum Bulog Cabang Manokwari Sheik Irawaty menjelaskan, beras bantuan pangan periode Juli, Agustus, dan September disalurkan sekaligus, sehingga setiap keluarga penerima manfaat memperoleh 30 kilogram beras.

Jumlah penerima tersebar di Manokwari 22.480 penerima (674.400 kilogram beras), Manokwari Selatan 5.739 penerima (172.170 kilogram), Pegunungan Arfak 8.634 penerima (259.020 kilogram), Teluk Bintuni 10.096 penerima (320.880 kilogram), dan Teluk Wondama 6.152 penerima (184.560 kilogram).

“Total penerima bantuan pangan Juli-September di lima kabupaten wilayah kerja kami sebanyak 53.101 penerima,” ujarnya.

Baca juga: Bulog Manokwari serap 73 ton jagung dari kelompok tani binaan Polri

Baca juga: Baznas libatkan Bulog tentukan nominal zakat fitrah di Manokwari

Pewarta: Fransiskus Salu Weking
Editor: Ahmad Wijaya
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |