PMI Jaksel bantu bedah rumah warga di Pejaten Barat

1 hour ago 2

Jakarta (ANTARA) - Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Selatan membantu membedah rumah warga di Jalan Palem, RW 07, Kelurahan Pejaten Barat, Kecamatan Pasar Minggu.

"Memang pertama-tama kami mengecek lokasinya terlebih dahulu. Pemiliknya memang benar-benar membutuhkan dan harus dibantu. Kondisi awal rumahnya, mohon maaf, tadinya seperti kandang. Namun, sekarang sudah layak untuk dihuni," kata Wali Kota Jakarta Selatan, Muhammad Anwar saat meresmikan program bedah rumah di Pejaten Barat, Jakarta, Selasa.

Anwar mengatakan, pembangunan rumah yang sebelumnya terlihat kumuh, tidak layak huni dan ditambah posisi rumah berada diantara kandang hewan ternak kambing ini telah melalui beberapa proses koordinasi yang baik, antara pemerintah setempat, PMI dan warga.

Oleh karena itu, dia berharap PMI bisa terus membantu seperti ini, menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat mengingat untuk dana Baznas (Bazis) itu terbatas, sementara kebutuhannya luar biasa.

Anwar pun berpesan, kepada pemilik rumah untuk terus merawat dan memanfaatkan rumah tersebut dengan baik. Kalau bisa jangan sampai nantinya dijualbelikan, mengingat pemilik juga sudah berumur.

"Mudah-mudahan dengan kontribusi PMI ini, Insya Allah dapat meringankan beban dan membantu warga yang membutuhkan tempat tinggal yang layak," ucapnya.

Peresmian bedah rumah warga di Jalan Palem, RW 07, Kelurahan Pejaten Barat, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta, Selasa (5/5/2026). ANTARA/Luthfia Miranda Putri.

Sementara, Ketua PMI Jakarta Selatan, Mundari menjelaskan, pembangunan dimulai dari peletakan batu pertama pada bulan Februari lalu, dan pengerjaannya memakan waktu lebih dari dua bulan dengan bantuan tenaga dari 20 orang PPSU.

"Rencana awalnya, kami hanya ingin membangun fasilitas MCK. Namun, kami melihat pemilik ini mengasuh tiga anak yang masih kecil. Akhirnya, kami memutuskan untuk membangun rumah secara keseluruhan," kata Mundari.

Mundari mengungkapkan, pembangunan rumah seluas 4x4 meter persegi dengan bangunan dua lantai ini merupakan pembangunan rumah yang ke 16 dilakukan PMI Jakarta Selatan, setelah sebelumnya 15 rumah dibangun di Sumatera Barat.

"Mudah-mudahan apa yang kita lakukan ini memberikan dampak positif yang cukup luas. Perlu diingat juga, bahwasannya pembangunan ini juga ada andil dari masyarakat yang selama ini mendonasikan rezekinya pada Bulan Dana PMI," kata dia.

Sementara itu, pemilik rumah, Mardani mengucapkan terima kasih kepada pemerintah dan PMI yang sudah membuat rumahnya yang tidak layak menjadi layak, nyaman untuk dihuni dan ditempati.

"Alhamdulillah saya dan cucu-cucu saya sudah nyaman tinggal di sini, tidur atau beristirahat pun jadi enak," katanya.

Mardani yang bekerja serabutan untuk menghidupi tiga orang cucunya mengaku bersyukur dengan adanya bantuan pemerintah, sehingga menunjang aktivitas sehari-harinya.

Baca juga: DKI targetkan 663 rumah direnovasi lewat program bedah rumah Baznas

Baca juga: Pramono dorong BUMD DKI lakukan program bedah rumah

Baca juga: Pemkot Jaksel bedah 16 rumah pascakebakaran di Mampang

Pewarta: Luthfia Miranda Putri
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |