Pjs Ketua OJK minta investor tetap tenang dan tidak panik

1 day ago 2

Jakarta (ANTARA) - Anggota Dewan Komisioner Pengganti Ketua dan Wakil Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi alias Kiky berpesan kepada para investor di pasar saham Indonesia untuk tetap tenang dan tidak panik di situasi saat ini.

“Kita titip pesan untuk seluruh investor di Indonesia, jangan panik, tetap tenang, tetap mengambil keputusan investasi secara rasional. Melihat investasi itu adalah bagaimana melihat fundamental dan juga prospek ke depan,” ujar Kiky dalam Konferensi Pers di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin.

Ia juga mengimbau investor dalam melakukan investasi di pasar saham Indonesia untuk tujuan jangka panjang, dengan berpatokan pada fundamental ekonomi domestik dan prospek pasar modal Indonesia ke depan.

“Kalau kita melihat kalau investasi di pasar modal itu kan melihat jangka panjang, melihat fundamental ekonomi kita sangat baik, dan juga kalau kita melihat prospek ke depan juga sangat baik,” ujar Kiky.

Baca juga: Danantara cermati 'net buy' saham fundamental di tengah koreksi IHSG

Ia kembali meminta pelaku pasar untuk tetap tidak panik, dan memastikan bahwa OJK dan Bursa Efek Indonesia (BEI) serta Self-Regulatory Organization (SRO) akan menjalankan semua tugas secara baik.

“Jadi tolong jangan panik ya, tetap tenang, dan kita semua disini OJK, SRO, we are doing our job. Kita memastikan semuanya dapat dilaksanakan dengan baik begitu ya,” ujar Kiky.

Dalam kesempatan ini, OJK melaporkan investor asing mencatatkan aksi beli bersih (net buy) senilai Rp654,9 miliar di pasar saham Indonesia pada perdagangan hari Senin (02/02), setelah mereka melakukan aksi jual bersih (net sell) sepanjang empat hari pada pekan lalu.

“Ternyata setelah empat hari asing net sell, pada hari ini asing mencatatkan net buy sebesar Rp654,9 miliar. Jadi ini berita bagusnya bahwa ternyata foreign buy hari ini setelah empat hari kemarin net sell dari foreign,” ujar Kiky.

Baca juga: Beri sinyal ke pasar, Danantara aktif beli saham berfundamental kuat

Data penutupan perdagangan BEI pada Senin (02/02) sore, IHSG ditutup melemah 406,88 poin atau 4,88 persen ke posisi 7.922,73. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 27,29 poin atau 3,27 persen ke posisi 806,24.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 2.949.040 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 50,41 miliar lembar saham senilai Rp29,17 triliun. Sebanyak 58 saham naik 720 saham menurun dan 36 tidak bergerak nilainya.

Pewarta: Muhammad Heriyanto
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |