Banda Aceh (ANTARA) - Perhimpunan Peternak Petelur Sumut (P3SU) dan Pinsar Petelur Nasional (PPN) telah menyalurkan bantuan 150 ribu butir telur ayam kepada masyarakat terdampak bencana di Aceh.
"Hari ini kembali disalurkan 6.000 butir telur ke Aceh Tamiang. Bantuan sosial kali ini khusus telur ayam segar, baru diambil langsung dari kandangnya di wilayah Langkat, Sumatera Utara milik pengusaha kelahiran Aceh, Pak Fadhillah," kata Penggalang Donasi, Syaiful Bahri, di Aceh Tamiang, Senin.
Syaiful Bahri yang juga anggota DPRK Aceh Tamiang ini mengatakan, bantuan telur ini murni berasal dari pihak swasta yakni Perhimpunan Peternak Petelur Sumut (P3SU) dan Pinsar Petelur Nasional (PPN).
Adapun jumlah telur yang telah didistribusikan sejak banjir melanda mencapai 150 ribu butir baik di posko, dapur umum atau pun melalui relawan dan penyintas banjir. Terbaru hari ini sekitar 6.000 butir.
"Di masa pemulihan banjir ini, Pak Fadhillah sudah kirim telur sekitar 6.000 butir dan sudah kita distribusikan. Sasaran penerima warga desa di wilayah Karang Baru baik yang mengungsi maupun sudah pulang ke rumah," ujarnya.
Sebagai anggota legislatif, kata Syaiful, sejak tiga hari pascabencana, ia memang mengajak sejumlah donatur asal Sumut untuk mengirimkan bantuan dan membuka dapur umum di lokasi pengungsian.
"Kala itu pengiriman barang via kapal laut, karena akses jalan Medan-Banda Aceh masih terputus banjir di Aceh Tamiang. Bantuan terdiri dari sandang dan pangan," katanya.
Sementara itu, Ketua P3SU dan PPN Sumatera Utara, Fadhillah alias Boy mengatakan, penggalangan donasi bencana hidrometeorologi Sumatera - Aceh bersumber dari berbagai pihak, yakni P3SU, PPN, Peternak Layer Rumah Bersama, Seluruh Peternak Petelur Nasional dan donatur lainnya.
Sejauh ini, pihaknya sudah mengirim bantuan kemanusiaan ke daerah bencana banjir dan longsor sebanyak 12 tahap seperti ke Tapanuli Tengah (Tapteng), Tapanuli Selatan (Tapsel) dan Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Kemudian ke Aceh Tamiang, Aceh Tengah (Takengon), Bener Meriah dan Pidie Jaya (Pijay).
"Saya antar bantuan logistik di seluruh daerah Aceh yang terdampak bencana. Kalau komoditas telur 100 persen dari kandang ayam punya sendiri di Langkat," kata Fadhillah.
Salah seorang ibu rumah tangga (IRT) di Desa Pahlawan, Kecamatan Karang Baru, Ratih (35), mengaku senang mendapatkan bantuan telur untuk tambahan menu di dapur di masa sulit seperti saat ini.
Mewakili warga lainnya, ia juga turut mendoakan semoga bisnis telur Fadhillah Boy dan Syaiful Bahri terus dilancarkan.
"Lumayan lah dapat bantuan telur untuk mengurangi beban uang belanja. Saat ini bantuan sembako memang sangat dibutuhkan karena ekonomi warga pada sulit, rata-rata lagi fokus beres-beres tempat tinggal yang rusak kena banjir," demikian Ratih.
Baca juga: TNI renovasi sekolah dasar terdampak bencana di pedalaman Aceh Utara
Baca juga: Menkes targetkan layanan kesehatan pascabencana Sumatra pulih Maret
Pewarta: Rahmat Fajri
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































