Pontianak (ANTARA) - PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan mempercepat pemulihan distribusi bahan bakar minyak (BBM) di wilayah hulu Kalimantan Barat guna memastikan pasokan segera stabil kembali.
"Langkah percepatan dilakukan untuk mendukung kelancaran penyaluran BBM di Kabupaten Sintang, Melawi, Kapuas Hulu, Sanggau dan Sekadau yang sebelumnya terdampak akibat menurunnya ketinggian sungai di wilayah hulu Kalimantan Barat," kata Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Kalimantan, Edi Mangun melalui keterangannya di Pontianak, Sabtu.
Dia mengatakan berbagai strategi dijalankan secara simultan melalui optimalisasi jalur darat melalui pengiriman melalui mobil tangki langsung dari Integrated Terminal Pontianak, penguatan koordinasi lintas pihak, serta penerapan skema distribusi alternatif guna mempercepat normalisasi penyaluran.
Seiring dengan peningkatan signifikan tinggi muka air Sungai Melawi dalam beberapa hari terakhir khususnya pada Jumat (20/2) malam saat ketinggian minimum sungai tercapai, kapal-kapal pengangkut BBM yang sebelumnya tertahan kini dapat kembali bergerak menuju Fuel Terminal Sintang secara bertahap. Pergerakan ini menjadi momentum penting dalam mempercepat pemulihan distribusi di wilayah hulu.
"Dengan kenaikan level air dan bergeraknya kembali kapal suplai menuju Fuel Terminal Sintang, kami berharap distribusi BBM di wilayah hulu Kalbar akan segera kembali normal. Upaya percepatan juga terus dilakukan melalui optimalisasi pengiriman dari Pontianak serta pengaturan pola distribusi yang lebih efisien," tuturnya.
Sebagai langkah strategis percepatan, Pertamina juga telah mengaktifkan penggunaan dermaga alternatif di Sanggau sebagai titik pembongkaran sementara.
Skema ini menjadi terobosan penting dalam penanganan distribusi karena memungkinkan proses alih muat BBM dari kapal ke mobil tangki dilakukan lebih cepat dan fleksibel.
Dengan adanya titik bongkar tambahan tersebut, waktu tempuh distribusi ke wilayah terdampak dapat dipangkas secara signifikan sehingga mempercepat penguatan stok di SPBU.
Sementara itu, pihaknya memastikan stok BBM secara umum untuk wilayah Kalimantan Barat dalam kondisi aman dan penyaluran ke SPBU terus diprioritaskan, khususnya pada jalur strategis dan pusat aktivitas masyarakat.
Koordinasi bersama pemerintah daerah dan aparat penegak hukum juga terus dilakukan untuk memastikan distribusi berjalan lancar dan tepat sasaran.
Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan juga mengapresiasi dukungan penuh dari pemerintah daerah, aparat penegak hukum, mitra lembaga penyalur, serta masyarakat yang tetap tenang dan bijak dalam melakukan pembelian selama proses pemulihan berlangsung.
"Kami memohon kerja sama seluruh pihak agar distribusi dapat terus berjalan lancar dan merata. Dukungan seluruh pihak sangat membantu percepatan pemulihan demi terpenuhinya kebutuhan energi masyarakat di wilayah hulu Kalbar," kata Edi.
Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan terus melakukan pemantauan dan evaluasi berkala hingga distribusi sepenuhnya kembali normal dan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal.
Apabila masyarakat membutuhkan informasi lebih lanjut terkait layanan dan distribusi energi, dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135, email [email protected], dan media sosial @pertamina135.
Baca juga: Pertamina atasi kendala distribusi BBM di Kalbar
Baca juga: Pertamina Patra Niaga perkuat IT Pontianak distribusikan BBM di Kalbar
Baca juga: Pertamina beri peringatan 6 SPBU di Kalbar terkait BBM bersubsidi
Pewarta: Rendra Oxtora
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































