Pertamina hadirkan SPBU untuk nelayan Aceh Selatan

1 hour ago 2

Banda Aceh (ANTARA) - Pertamina Patra Niaga menghadirkan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) untuk nelayan di Kabupaten Aceh Selatan guna mewujudkan pasokan energi satu harga di seluruh Indonesia.

Direktur Pemasaran Regional PT Pertamina Patra Niaga Eko Ricky Susanto di Aceh Selatan, Selasa, menyatakan kehadiran SPBU untuk nelayan tersebut merupakan bagian dari komitmen mendistribusikan energi hingga ke pelosok negeri.

"Kami terus berkomitmen mendistribusikan energi hingga ke pelosok negeri. Kami tahu ini untuk menjalankan perekonomian di negara. Energi merupakan kebutuhan masyarakat Indonesia," kata Eko Ricky Susanto.

Pernyataan tersebut disampaikan Eko Ricky Susanto pada peresmian SPBU Nelayan dan BBM Satu Harga di Kecamatan Bakongan Timur, Kabupaten Aceh Selatan.

Menurut dia, komitmen distribusi energi hingga ke pelosok negeri ini juga dalam mendukung program Presiden RI Prabowo Subianto yakni Kampung Nelayan Merah Putih. Dukungan tersebut di antaranya menghadirkan SPBU untuk nelayan.

Ia mengatakan peresmian SPBU Nelayan tersebut merupakan wujud dari komitmen Pertamina dalam mewujudkan keadilan energi bagi masyarakat terutama di kawasan tertinggal, terdepan, dan terluar atau 3T

Eko Ricky Susanto menyebutkan dengan diresmikan SPBU Nelayan tersebut, maka di Kabupaten Aceh Selatan ada enam SPBU Nelayan. Sedangkan di Provinsi Aceh ada 4 SPBU Nelayan serta bagian dari 416 SPBU Nelayan di seluruh Indonesia.

"Sesuai arahan Presiden, semua pelosok negeri harus mendapatkan energi dalam bentuk solar dan pertalite satu harga yang diperuntukkan bagi masyarakat pesisir dan wilayah 3T," kata Eko Ricky Susanto.

Bupati Aceh Selatan Mirwan MS mengapresiasi dan berterima kasih kepada Pertamina dan seluruh pihak terkait yang telah mewujudkan SPBU Nelayan BBM Satu Harga bagi masyarakat di Kabupaten Aceh Selatan.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Pertamina yang sudah berkomitmen memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mendapatkan BBM satu harga sebagai wujud dari kemajuan," kata Mirwan MS.

Baca juga: Elnusa bukukan laba bersih Rp190 miliar pada kuartal I 2026

Baca juga: Eks Direktur Pertamina minta dibebaskan dari kasus korupsi LNG

Baca juga: Harga Pertamax dan Pertamax Green stabil hingga pekan terakhir April

Pewarta: M.Haris Setiady Agus
Editor: Indra Arief Pribadi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |