- Jumat, 1 Mei 2026 14:44 WIB
Peringatan Hari Buruh Internasional di Jakarta
Sejumlah buruh membawa poster tuntutan saat berunjuk rasa memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Jumat (1/5/2026). Massa buruh menyuarakan tuntutan pengesahan RUU Ketenagakerjaan, penghapusan outsourcing dan penolakan upah murah, hingga kekhawatiran terhadap dampak konflik global yang berpotensi memicu gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/kye
Peringatan Hari Buruh Internasional di Jakarta
Massa buruh melakukan long march saat memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di kawasan Patung Kuda Monas, Jakarta, Jumat (1/5/2026). Massa buruh menyuarakan tuntutan pengesahan RUU Ketenagakerjaan, penghapusan outsourcing dan penolakan upah murah, hingga kekhawatiran terhadap dampak konflik global yang berpotensi memicu gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK). ANTARA FOTO/Salma Talita/kye
Peringatan Hari Buruh Internasional di Jakarta
Sejumlah buruh membawa poster tuntutan saat berunjuk rasa memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Jumat (1/5/2026). Massa buruh menyuarakan tuntutan pengesahan RUU Ketenagakerjaan, penghapusan outsourcing dan penolakan upah murah, hingga kekhawatiran terhadap dampak konflik global yang berpotensi memicu gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/kye
Peringatan Hari Buruh Internasional di Jakarta
Massa buruh mengikuti peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Jumat (1/5/2026). Massa buruh menyuarakan tuntutan pengesahan RUU Ketenagakerjaan, penghapusan outsourcing dan penolakan upah murah, hingga kekhawatiran terhadap dampak konflik global yang berpotensi memicu gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK). ANTARA FOTO/Galih Pradipta/kye
Peringatan Hari Buruh Internasional di Jakarta
Massa buruh membawa payung saat mengikuti peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Jumat (1/5/2026). Massa buruh menyuarakan tuntutan pengesahan RUU Ketenagakerjaan, penghapusan outsourcing dan penolakan upah murah, hingga kekhawatiran terhadap dampak konflik global yang berpotensi memicu gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK). ANTARA FOTO/Galih Pradipta/kye
Peringatan Hari Buruh Internasional di Jakarta
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad (kelima kanan) dan Saan Mustopa (keempat kanan) memberikan keterangan pers usai menerima audiensi Aliansi Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (1/5/2026). Audiensi dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 tersebut bertujuan untuk mengajak serikat buruh memberi masukan dalam penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Ketenagakerjaan. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/kye
Peringatan Hari Buruh Internasional di Jakarta
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad (tengah) dan Saan Mustopa (kiri) serta Ketua Komisi III DPR Habiburokhman (kanan) menerima audiensi Aliansi Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (1/5/2026). Audiensi dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 tersebut bertujuan untuk mengajak serikat buruh memberi masukan dalam penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Ketenagakerjaan. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/kye
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































