Jakarta (ANTARA) - PT Jakarta Propertindo (Perseroda) (Jakpro) menyatakan peresmian dan pengoperasian awal LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai dijadwalkan pada 26 Agustus 2026.
Untuk itu, pihaknya memperkuat koordinasi dengan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan dalam memastikan kesiapan layanan tersebut.
“Koordinasi tersebut mencakup rangkaian pengujian prasarana dan sarana, sistem persinyalan, telekomunikasi, kelistrikan, hingga integrasi sistem secara menyeluruh,” kata Direktur Teknik dan Pengembangan Jakpro Robert Sarjaka di Jakarta, Rabu.
Menurut dia, koordinasi antara Jakpro dan DJKA telah berlangsung secara intensif sejak tahap pembangunan hingga memasuki fase pengujian dan persiapan operasional.
Dia menegaskan keselamatan merupakan prioritas utama dalam setiap pembangunan dan pengoperasian infrastruktur transportasi.
“Bersama DJKA, kami melaksanakan setiap tahapan pengujian secara bertahap dan komprehensif untuk memastikan seluruh sistem siap beroperasi,” ujar Robert.
Baca juga: Pramono minta Presiden Prabowo resmikan LRT Kelapa Gading-Manggarai
Dia mengatakan proses tersebut merupakan bentuk komitmen untuk menghadirkan layanan transportasi publik yang memenuhi standar keselamatan, keandalan, dan kualitas pelayanan bagi masyarakat.
Seperti diketahui, LRT Jakarta akan melayani jalur sepanjang 12,2 kilometer yang menghubungkan 11 stasiun, mulai dari Kelapa Gading hingga Manggarai.
Sebelas stasiun yang akan beroperasi itu, di antaranya Stasiun Kelapa Gading, Stasiun Boulevard Utara, Stasiun Boulevard Selatan, Stasiun Pulomas, Stasiun Equestrian, dan Stasiun Velodrome.
Kemudian, Stasiun Rawamangun, Stasiun Pramuka, Stasiun Matraman, Stasiun Proklamasi, dan Stasiun Manggarai.
Dari sisi integrasi, Stasiun Rawamangun, Stasiun Pramuka, Stasiun Matraman, dan Stasiun Proklamasi terintegrasi dengan layanan Transjakarta.
Baca juga: Progres LRT Jakarta Fase 1B sudah 97,99 persen, rampung Agustus
Sementara itu, Stasiun Manggarai menjadi salah satu simpul integrasi utama dengan KRL Commuter Line, KA Bandara, dan Transjakarta, sehingga memperkuat konektivitas LRT Jakarta dengan jaringan transportasi publik lainnya.
Dengan beroperasinya jalur Kelapa Gading Manggarai, maka perjalanan dari Kelapa Gading menuju Manggarai ditargetkan dapat ditempuh sekitar 28 menit.
"Kehadiran jalur ini diharapkan memberikan alternatif mobilitas yang lebih cepat dan efisien, sekaligus mendorong masyarakat untuk semakin memilih transportasi publik dalam perjalanan sehari-hari," tutur Robert.
Di sisi lain, Dirjen Perkeretaapian Allan Tandiono menambahkan seluruh tahapan pengujian itu dilakukan secara bertahap, sistematis, dan komprehensif untuk memastikan setiap komponen dapat berfungsi secara terpadu serta memenuhi aspek keselamatan, keandalan, dan kualitas layanan sebelum digunakan masyarakat.
“Proses pengujian sistem dilakukan secara menyeluruh dan mendetail untuk memastikan seluruh fungsi teknis dan keselamatan berjalan optimal sebelum dibuka bagi masyarakat umum,” ungkap Allan.
Baca juga: Pramono: Nama Stasiun LRT Pegangsaan 2 kembali jadi Kelapa Gading
Baca juga: Perawatan LRT Jabodebek Berlangsung Saat Malam, Tim Kesehatan Jaga Kondisi Petugas
Pewarta: Mario Sofia Nasution
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































