Jakarta (ANTARA) - Pengelola Terminal Lebak Bulus, Jakarta Selatan, mengingatkan penumpang bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) memakai masker sebagai upaya sosialisasi mengenai bahaya paparan abu vulkanik bagi kesehatan.
"Kami juga mengimbau mereka untuk peduli terhadap kesehatan dirinya sendiri. Selain memakai masker, apabila ada yang tidak enak badan, kami sarankan untuk membeli obat-obatan atau segera memeriksakan kesehatan," kata Kepala Terminal Lebak Bulus, Joni Budhi, di Jakarta, Selasa.
Joni menjelaskan pembagian masker dilakukan sebagai upaya meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kesehatan, khususnya di tengah potensi paparan abu vulkanik dan polusi udara.
"Pembagian sudah kita lakukan sejak kemarin. Mereka yang memasuki terminal atau menaiki bus kita berikan masker dan sosialisasi," katanya.
Menurutnya, sebanyak 200 masker dibagikan kepada penumpang. Selain masker, pengelola terminal juga menyediakan air mineral untuk membantu mencegah dehidrasi, terutama saat cuaca panas pada musim kemarau.
Joni mengatakan pembagian masker akan terus dilakukan apabila dampak abu vulkanik dan polusi udara di Jakarta mengalami peningkatan.
Sasaran pembagian tidak hanya penumpang, tetapi juga masyarakat yang beraktivitas di lingkungan Terminal Lebak Bulus.
Salah seorang pengguna transportasi umum, Indri, mengapresiasi perhatian pengelola Terminal Lebak Bulus yang membagikan masker dan air mineral kepada para penumpang.
"Saya mengapresiasi langkah cepat pemerintah dalam melindungi masyarakat dari paparan abu vulkanik dan polusi di tengah musim kemarau yang berkepanjangan ini," ucapnya.
Baca juga: Masker yang direkomendasikan untuk menangkal paparan abu vulkanik
Baca juga: Warga Jakarta mulai berburu masker antisipasi dampak abu vulkanik
Baca juga: Pramono minta pedagang masker tak timbun dan permainkan harga
Pewarta: Luthfia Miranda Putri
Editor: Mentari Dwi Gayati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
















































