Pemudik apresiasi pelayanan dan pengamanan di Pelabuhan Bakauheni

3 hours ago 4

Lampung Selatan (ANTARA) - Sejumlah pemudik di Pelabuhan Bakauheni, Lampung merasa puas dengan pelayanan dan pengamanan yang diberikan oleh petugas pada saat mudik libur Lebaran 2026.

Salah satu calon penumpang kapal di Pelabuhan Bakauheni Ridho Sabtu menyampaikan apresiasinya atas pelayanan dan pengamanan selama perjalanan mudik dari Sumatera Selatan hingga tiba di pelabuhan.

“Tahun ini yang saya rasakan untuk pengamanan dan pelayanan di jalan cukup puas, sebab setiap rest area sudah ada petugas yang berjaga dengan ramah dalam memberikan petunjuk arah,” kata dia.

Menurutnya tidak hanya di perjalanan, para pemudik juga cukup puas dengan pelayanan yang cepat saat tiba di Pelabuhan Bakauheni.

“Proses di pelabuhan cepat, petugasnya langsung mengarahkan kami ke kantong parkir untuk menunggu masuk ke dalam kapal,” ujar dia.

Senada dengan Rusli Gunawan pemudik dari Bengkulu juga mengatakan, fasilitas yang disediakan di area pelabuhan tersebut sangat lengkap, mulai dari tempat istirahat hingga pelayanan petugas yang prima.

Baca juga: Dishub: Kendaraan masuk DIY via Tol Prambanan meningkat

“Untuk fasilitas nya menurut saya sudah lengkap, dari kantong parkir tempat kami menunggu sudah disediakan toilet, tempat ibadah, tempat membeli makanan dan minuman untuk berbuka puasa dan ada petugas yang senantiasa memberikan arahan kepada kami,” ujarnya.

Sementara itu, General Manager PT ASDP Cabang Bakauheni, Partogi Tamba mengatakan, pihaknya telah menyiapkan berbagai strategi untuk memberikan pelayanan dan mengantisipasi terjadi kemacetan arus lalu lintas di depan pintu masuk Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni Lampung.

"Dalam mengantisipasi adanya penumpukan penumpang atau kemacetan di area pelabuhan, kami telah mengoptimalkan sejumlah kantong parkir atau bufferzone diantaranya rest area KM 49B, KM 20B, dan titik non-tol seperti Terminal Agribisnis Gayam dan rumah makan Gunung Jati, RM Tiga Saudara, dan Kantor Lama Balai Karantina,” ujar dia.

Ia menegaskan, ASDP Cabang Bakauheni telah menyiagakan petugasnya di titik bufferzone yang telah ditetapkan, guna memberikan pelayanan terbaik kepada calon pemudik.

Baca juga: Aktivitas pemudik di Pelabuhan Bakauheni mulai meningkat pada H-7

Oleh karena itu katanya, guna mengantisipasi penumpukan kendaraan di pelabuhan, ASDP mengingatkan pengguna jasa agar terlebih dahulu memiliki tiket sebelum tiba di pelabuhan, melakukan perjalanan sesuai jadwal keberangkatan yang tertera pada tiket, serta memastikan pengisian data dan identitas penumpang dilakukan secara lengkap dan benar.

“Kami mengimbau pengguna jasa untuk memiliki tiket sebelum tiba di pelabuhan. Saat ini kapasitas masih sangat mencukupi dan terukur melalui sistem digital kami,” ucapnya.

Menurutnya, pembelian tiket ferry kini hanya dapat dilakukan secara online melalui aplikasi dan website Ferizy, dengan masa pemesanan maksimal H-60 sebelum tanggal keberangkatan.

“Tidak ada lagi penjualan tiket di area pelabuhan. Pastikan sudah memiliki tiket sebelum berangkat dan tiba di pelabuhan sesuai dengan jadwal yang tertera pada tiket untuk menghindari antrean atau keterlambatan layanan,” katanya.

Baca juga: ASDP perketat keselamatan pelayaran hadapi cuaca buruk di Selat Sunda

Baca juga: Kendaraan pemudik mulai padati "rest area" KM 57 Tol Cikampek

Baca juga: Polda Metro Jaya terjunkan 6.812 personel amankan Lebaran

Pewarta: Riadi Gunawan
Editor: Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |